Membawa Harapan Kampung Halaman, Tujuh Putra-Putri IKN Berangkat Kuliah ke Malang

IKN21 Dilihat

Metroikn, Nusantara – Tujuh putra-putri warga kawasan delineasi Ibu Kota Nusantara (IKN) resmi diberangkatkan untuk melanjutkan pendidikan di Universitas Brawijaya, Malang, setelah lolos seleksi ketat program beasiswa penuh Tahun Akademik 2026/2027.

Mereka dilepas langsung oleh Kepala Otorita IKN Basuki Hadimuljono di Kantor Otorita IKN, Kamis (23/7/2026), dalam suasana yang diwarnai rasa haru dan kebanggaan dari keluarga serta para guru yang hadir.

Program beasiswa tersebut merupakan kerja sama antara Universitas Brawijaya dan Otorita IKN untuk memberikan akses pendidikan tinggi bagi masyarakat yang tinggal di kawasan delineasi IKN. Seluruh penerima mendapatkan pembiayaan penuh berupa Iuran Pengembangan Institusi (IPI) dan Uang Kuliah Tunggal (UKT) selama delapan semester.

Tujuh mahasiswa baru tersebut akan menempuh pendidikan di Fakultas Pertanian serta Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Brawijaya.

Sebelum dinyatakan lolos, mereka harus bersaing dengan puluhan peserta lain. Dari total 44 pendaftar, terdiri atas 12 peserta Fakultas Pertanian dan 32 peserta Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, hanya tujuh orang yang berhasil terpilih setelah melalui seleksi administrasi, penulisan esai, wawancara, presentasi, hingga Focus Group Discussion (FGD).

Dalam sambutannya, Basuki mengingatkan para penerima beasiswa agar menjadikan kesempatan tersebut sebagai motivasi untuk membuktikan kemampuan mereka.

“Anak-anakku, seperti kata Pak Sahram Guru SMAN 3 PPU tadi, you have to prove that you are the right people to be selected. Tunjukkan bahwa saudara berhak dan layak mendapatkan beasiswa ini. Fighting spirit-nya harus kuat!” ujar Basuki.

Salah satu penerima beasiswa, Ifka Nurul Adha, siswi SMAN 3 Penajam Paser Utara, mengaku bangga dapat melanjutkan pendidikan di salah satu perguruan tinggi terbaik di Indonesia.

“Perasaan saya sangat bangga. Saya harap ilmu yang saya dapatkan dari Universitas Brawijaya bisa saya implementasikan di IKN,” katanya.

Harapan serupa datang dari para orang tua penerima beasiswa. Musyaheri, ayah dari M Rafiqul Huda yang diterima di jurusan Agroekoteknologi, berharap ilmu pertanian yang dipelajari anaknya kelak dapat membantu pengembangan sektor pertanian di kampung halaman mereka di Amborawang Laut, Samboja.

“Terima kasih karena anak saya bisa lulus melalui seleksi beasiswa IKN. Harapan kami ke depan, ilmu yang didapat bisa bermanfaat untuk pertanian di Amborawang Laut, Samboja. Saya petani kelengkeng dan kami yakin jika anak-anak belajar di sana, ilmunya akan bermanfaat bagi kita semua,” ujarnya.

Otorita IKN menilai program beasiswa tersebut sebagai salah satu langkah menyiapkan sumber daya manusia lokal yang mampu berkontribusi dalam pembangunan IKN di masa depan.

Dengan keberangkatan tujuh mahasiswa baru tersebut, harapan masyarakat kawasan IKN tidak hanya berhenti pada kesempatan kuliah di perguruan tinggi ternama, tetapi juga pada lahirnya generasi yang kelak kembali membawa pengetahuan dan pengalaman untuk membangun daerah asal mereka.