Otorita IKN Dorong UMKM Naik Kelas Lewat Program KUMPUL Lagi

IKN53 Dilihat

Metroikn, Nusantara – Upaya mendorong pelaku ekonomi kreatif di sekitar Ibu Kota Nusantara terus digencarkan. Melalui program KUMPUL (Kreatif Usaha Marketing Packaging Untung Laris) Lagi, Otorita Ibu Kota Nusantara menghadirkan workshop peningkatan kapasitas bagi pelaku usaha lokal di Multifunction Hall Kantor Bersama 1, Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) Nusantara, Kamis (26/02/2026).

Kegiatan yang berlangsung selama tiga hari ini diikuti 29 peserta terpilih dari 64 pendaftar. Mereka berasal dari sejumlah wilayah penyangga seperti Sepaku, Samboja, Samboja Barat, Loa Janan, Loa Kulu, hingga Muara Jawa.

Program ini menjadi kelanjutan kolaborasi sebelumnya bersama Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, dengan pendekatan yang lebih menyesuaikan perkembangan ekosistem usaha di Nusantara. Fokusnya tak sekadar pelatihan, tetapi penguatan kapasitas agar pelaku usaha mampu bertahan dan berkembang secara berkelanjutan.

Peserta mendapatkan pembekalan mulai dari penguatan brand dan branding, manajemen pasar, strategi pemasaran kekinian, hingga pengelolaan kemasan produk yang lebih kompetitif. Otorita IKN juga memberikan fasilitasi lanjutan berupa desain dan pencetakan kemasan, serta pendampingan pendaftaran Hak Kekayaan Intelektual (HKI) sesuai pedoman Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual Kementerian Hukum RI.

Deputi Bidang Sosial, Budaya, dan Pemberdayaan Masyarakat Otorita IKN, Alimuddin, berharap para peserta dapat terus berkembang dan naik kelas.

“Saya ingin melihat ibu-ibu di tempat yang lebih tinggi lagi, ibu-ibu di sini kelasnya akan naik. Mudah-mudahan kita akan bertemu di acara tahun depan, di acara yang lebih tinggi lagi,” ujarnya.

Suasana workshop semakin hidup ketika praktisi usaha Akbar Moujahid berbagi perjalanan hidupnya membangun usaha dari nol.

“Saya ingin memulai cerita bagaimana memulai bisnis dari seorang perintis. Berwirausaha karena tuntutan hidup. Di tahun 2012, saya menjadi seorang pengamen di terminal, karena kemampuan saya ada di dunia musik. Dulunya si anak pengamen ini, sekarang bisa menjadi nomor satu di Jakarta, bukan sebuah kebetulan, tapi saya menolak untuk miskin,” ungkapnya.

Ia juga menekankan pentingnya membangun identitas usaha melalui brand dan memanfaatkan teknologi untuk membuka akses pasar yang lebih luas.

“Saya mendalami satu hal yang sangat menarik, namanya brand. Karena dengan brand, kita jadi lebih punya karakter. Gapapa kita bikin sendiri, tapi tau potensi desa nya apa, tau potensi dirinya apa. Dan, kalau kita ingin menembus batas, komunikasilah dengan dunia luar. Kita sekarang punya teknologinya, kita punya smartphone, manfaatkan itu untuk membuka akses dan kenal lebih banyak orang disana,” tambahnya.

Narasumber lainnya, Meika Hazim, owner Coklat Ndalem, menyoroti pentingnya kemasan sebagai wajah produk. Ia mengingatkan agar setiap informasi pada kemasan dapat dipertanggungjawabkan demi membangun kepercayaan konsumen.

Melalui KUMPUL Lagi, Otorita IKN membuka ruang agar masyarakat sekitar tidak sekadar menjadi penonton dalam pembangunan Nusantara. Di tengah tumbuhnya pusat pemerintahan baru, pelaku usaha lokal diharapkan tampil sebagai motor penggerak ekonomi kreatif yang tangguh dan berdaya saing.