Metroikn, Tarakan – PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Kalimantan Bagian Timur (PLN UIP KLT) bersama Badan Intelijen Negara Daerah (BINDA) Kalimantan Utara membahas langkah pengamanan pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan di wilayah Kalimantan Utara.
Pertemuan yang berlangsung di Kantor BINDA Kalimantan Utara, Rabu (22/7/2026), menjadi forum koordinasi untuk memetakan potensi risiko sekaligus memastikan pembangunan proyek ketenagalistrikan, termasuk Proyek Strategis Nasional (PSN), berjalan aman dan sesuai target.
Audiensi tersebut dihadiri General Manager PLN UIP KLT Dewanto bersama jajaran manajemen, serta Kepala BINDA Kalimantan Utara Andri Muhardi, S.IP., M.Sos., beserta jajaran.
Dalam pertemuan itu, kedua pihak membahas perkembangan sejumlah proyek ketenagalistrikan di Kalimantan Utara, termasuk potensi kendala di lapangan yang dapat memengaruhi proses pembangunan maupun keberlangsungan operasional infrastruktur kelistrikan.
Koordinasi tersebut mencakup pertukaran informasi, pemantauan kondisi wilayah, serta langkah antisipasi terhadap potensi gangguan yang dapat menghambat pembangunan jaringan transmisi, gardu induk, maupun fasilitas pendukung lainnya.
General Manager PLN UIP KLT, Dewanto, mengatakan pembangunan infrastruktur kelistrikan membutuhkan dukungan berbagai pihak agar dapat berjalan lancar, terutama karena proyek yang dibangun memiliki peran penting bagi kebutuhan energi masyarakat dan pertumbuhan ekonomi daerah.
“Pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan membutuhkan situasi yang aman dan kondusif. Koordinasi bersama BINDA Kalimantan Utara menjadi bagian dari upaya melakukan mitigasi risiko, deteksi dini, serta memastikan proyek dan aset kelistrikan dapat berjalan sesuai rencana,” ujar Dewanto.
Menurutnya, keberhasilan pembangunan infrastruktur listrik tidak hanya bergantung pada aspek teknis, tetapi juga kesiapan menghadapi berbagai dinamika sosial maupun kondisi di lapangan.
Karena itu, PLN terus menjalin komunikasi dengan berbagai pemangku kepentingan untuk mengantisipasi hambatan sejak awal dan menjaga kelancaran pembangunan.
Sementara itu, Kepala BINDA Kalimantan Utara Andri Muhardi menyambut baik koordinasi yang dilakukan bersama PLN. Menurutnya, komunikasi antarinstansi menjadi bagian penting dalam mendukung pelaksanaan program strategis yang berkaitan langsung dengan kepentingan masyarakat.
Melalui koordinasi tersebut, PLN dan BINDA Kalimantan Utara berharap pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan di wilayah Kalimantan Utara dapat berjalan lebih aman, tertib, dan tepat waktu, sehingga mampu mendukung peningkatan keandalan pasokan listrik bagi masyarakat maupun dunia usaha.









