Metroikn, Balikpapan – Menjelang peringatan Hari Bhayangkara ke-80, Polda Kalimantan Timur meluncurkan program sosial berupa bedah rumah dan pembangunan sumur bor sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat. Hingga peluncuran program pada Senin (29/6/2026), sebanyak 80 rumah berhasil direnovasi dan 34 titik sumur bor telah selesai dibangun.
Selain dua program tersebut, Polda Kaltim juga menyalurkan 100 paket sembako serta menyerahkan satu unit sepeda motor kepada Pondok Pesantren Hidayatullah sebagai bagian dari rangkaian bakti sosial Hari Bhayangkara.
Kapolda Kaltim Irjen Pol. Endar Priantoro mengatakan program ini merupakan implementasi nyata semangat Polri Presisi yang tidak hanya hadir menjaga keamanan, tetapi juga membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat.
“Momentum Hari Bhayangkara ke-80 ini kami jadikan sebagai pengingat bahwa pengabdian Polri bukan hanya melalui penegakan hukum dan menjaga keamanan, tetapi juga melalui aksi nyata yang langsung menyentuh kebutuhan masyarakat. Kehadiran sumur bor dan bedah rumah ini diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.
Program bedah rumah tersebar di seluruh wilayah hukum Polda Kaltim. Masing-masing Polda Kaltim, Polresta Samarinda, dan Polresta Balikpapan menyelesaikan 10 unit rumah. Sementara Polres Bontang, Kutai Kartanegara, Kutai Timur, dan Berau masing-masing merampungkan delapan unit. Polres Paser, Kutai Barat, dan Penajam Paser Utara menyelesaikan lima unit, sedangkan Polres Mahakam Ulu menyelesaikan tiga unit.
Di sektor penyediaan air bersih, sebanyak 34 titik sumur bor telah dibangun di berbagai daerah. Rinciannya meliputi 19 titik di Balikpapan, enam titik di Samarinda, tiga titik di Kutai Kartanegara, dua titik di Penajam Paser Utara, dua titik di Berau, serta masing-masing satu titik di Paser dan Kutai Barat.
Seluruh sumur bor tersebut diperuntukkan bagi masyarakat, rumah ibadah, pondok pesantren, hingga panti asuhan sebagai sumber air bersih yang dapat dimanfaatkan secara berkelanjutan.
Kabid Humas Polda Kaltim Kombes Pol. Yuliyanto menegaskan program sosial tersebut menjadi bagian dari komitmen Polri untuk terus hadir di tengah masyarakat, tidak hanya dalam menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga memberikan manfaat nyata di bidang sosial.
“Polri akan terus berupaya menjadi institusi yang dekat dengan masyarakat. Kami ingin memastikan bahwa keberadaan Polri benar-benar dirasakan manfaatnya, tidak hanya dalam menjaga kamtibmas tetapi juga dalam mendukung kesejahteraan sosial,” katanya.
Melalui program ini, Polda Kaltim berharap semangat Hari Bhayangkara ke-80 tidak hanya dirasakan dalam bentuk peringatan seremonial, tetapi juga melalui berbagai aksi nyata yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.









