Ditresnarkoba Polda Kaltim Siapkan Operasi Antik Mahakam 2026, Fokus Berantas Peredaran Narkoba

TNI/POLRI31 Dilihat

Metroikn, Balikpapan – Direktorat Reserse Narkoba Polda Kalimantan Timur mulai mematangkan pelaksanaan Operasi Antik Mahakam 2026 dengan memastikan kesiapan personel, posko, hingga sistem pengendalian operasi.

Pengecekan dipimpin langsung Direktur Reserse Narkoba Polda Kaltim Kombes Pol Romylus Tamtelahitu selaku Kepala Operasi (Kaops) di Gedung Ditresnarkoba Polda Kaltim, Sabtu (11/7/2026).

Kegiatan tersebut diikuti Kasatgas Lidik, Kasatgas Sidik, Kasatgas Banops, Kepala Posko, Kepala Analisa dan Evaluasi (Anev), serta personel Ditresnarkoba yang akan terlibat dalam pelaksanaan operasi.

Dalam arahannya, Romylus menekankan pentingnya kesiapan seluruh personel beserta perangkat pendukung operasi, terutama fungsi posko sebagai pusat pengendalian selama pelaksanaan Operasi Antik Mahakam 2026.

Selain itu, ia meminta sistem pelaporan dan koordinasi berjalan optimal, baik di tingkat Polda maupun seluruh jajaran kewilayahan, sehingga setiap perkembangan di lapangan dapat dipantau secara cepat dan terukur.

Menurutnya, kesiapan tersebut diperlukan agar seluruh mekanisme operasional, administrasi, dan koordinasi antarsatuan tugas dapat berjalan efektif dalam mendukung pemberantasan peredaran gelap serta penyalahgunaan narkotika di wilayah Kalimantan Timur.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Kaltim Kombes Pol Tedy Sopandi mengatakan briefing dan pengecekan posko merupakan bagian penting sebelum operasi dilaksanakan di lapangan.

“Operasi Antik Mahakam merupakan salah satu langkah strategis Polda Kalimantan Timur dalam memberantas peredaran dan penyalahgunaan narkotika. Oleh karena itu, kesiapan personel, posko operasi, sistem pelaporan, hingga pengendalian harus dipastikan berjalan maksimal agar seluruh rangkaian operasi dapat terlaksana secara efektif, terukur, dan sesuai dengan target yang telah ditetapkan,” ujar Tedy.

Ia menambahkan, Polda Kaltim akan terus mengoptimalkan sinergi seluruh fungsi operasional agar pelaksanaan Operasi Antik Mahakam 2026 berjalan maksimal sebagai upaya melindungi masyarakat dari ancaman penyalahgunaan dan peredaran narkotika.