HUT IGTKI-PGRI di IKN, Otorita Tekankan Pentingnya Pendidikan Anak Usia Dini

IKN31 Dilihat

Metroikn, Nusantara – Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN) menegaskan pendidikan anak usia dini menjadi fondasi utama dalam membentuk karakter generasi masa depan Indonesia. Penegasan tersebut disampaikan dalam peringatan Hari Ulang Tahun ke-76 Ikatan Guru Taman Kanak-Kanak Indonesia Persatuan Guru Republik Indonesia (IGTKI-PGRI) yang digelar di Multifunction Hall Kantor Bersama Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) IKN, Kamis (21/5/2026).

Deputi Bidang Sosial, Budaya, dan Pemberdayaan Masyarakat Otorita IKN, Alimuddin, menyampaikan apresiasi kepada seluruh guru taman kanak-kanak yang selama ini terus mengabdikan diri mendidik anak-anak usia dini sebagai generasi penerus bangsa.

Menurutnya, pendidikan anak usia dini memiliki peran sangat penting karena menjadi tahap awal pembentukan karakter, perilaku, serta nilai-nilai dasar kehidupan seorang anak.

“Anak usia dini adalah fondasi dasar pembentukan karakter bangsa. Oleh sebab itu, pendidikan usia dini memiliki peranan yang sangat penting,” ujar Alimuddin.

Ia mengatakan, guru TK memegang peran strategis dalam membentuk generasi yang cerdas, disiplin, berkarakter, dan memiliki akhlak yang baik. Karena itu, peningkatan kualitas tenaga pendidik PAUD dan TK dinilai perlu terus didorong melalui penguatan kompetensi akademik maupun dukungan pendidikan lanjutan.

“Kami berharap seluruh guru TK terus meningkatkan kompetensi, disiplin, dan profesionalisme dalam mendidik generasi penerus bangsa. Mari kita terus bersinergi dan berkolaborasi membangun pendidikan anak usia dini yang sehat, aman, menyenangkan, dan berpusat pada kebutuhan anak,” katanya.

Dalam kesempatan tersebut, Ketua IGTKI-PGRI Kabupaten Penajam Paser Utara, Maya Murtiasih, menyampaikan bahwa selama 76 tahun IGTKI-PGRI telah menjadi bagian penting dalam perjalanan pendidikan Indonesia, khususnya dalam membangun fondasi pendidikan anak usia dini yang berkualitas.

Menurut Maya, pendidikan taman kanak-kanak bukan sekadar tahap awal pendidikan formal, tetapi menjadi pondasi penting dalam membentuk karakter, moral, kemandirian, hingga kemampuan dasar anak sebelum memasuki jenjang pendidikan berikutnya.

“Pendidikan TK bukan sekadar tahap awal, tetapi merupakan fondasi utama bagi keberhasilan pendidikan selanjutnya,” ujarnya.

Pada peringatan HUT IGTKI-PGRI ke-76 tahun ini, organisasi mengusung tema “Guru TK Sejahtera, Pendidikan Taman Kanak-Kanak Berkualitas sebagai Fondasi Wajib Belajar 13 Tahun.” Tema tersebut dinilai mencerminkan pentingnya penguatan peran guru TK sebagai bagian dari pembangunan pendidikan nasional.

Maya juga menekankan bahwa kualitas pendidikan tidak dapat dipisahkan dari kesejahteraan tenaga pendidik. Menurutnya, guru yang sejahtera akan lebih fokus, kreatif, dan optimal dalam mendidik anak-anak.

Peringatan HUT IGTKI-PGRI ke-76 diharapkan menjadi momentum memperkuat semangat pengabdian, profesionalisme, dan kolaborasi seluruh pihak dalam memajukan pendidikan anak usia dini di Indonesia sekaligus mendukung terwujudnya generasi emas Indonesia di masa depan.