Metroikn, Balikpapan – Wali Kota Balikpapan, Rahmad Mas’ud, menegaskan pentingnya integritas dan kedisiplinan aparatur sipil negara (ASN), khususnya dalam menjaga kerahasiaan dokumen negara. Hal tersebut disampaikan saat pelantikan pejabat di lingkungan Pemerintah Kota Balikpapan, Kamis (16/4/2026).
Pelantikan tersebut meliputi pejabat pimpinan tinggi pratama, administrator, pengawas, kepala puskesmas, kepala sekolah, serta pejabat fungsional tertentu. Kegiatan ini juga bertepatan dengan momen purna tugas sejumlah ASN yang akan memasuki masa pensiun pada 1 Mei 2026.
Dalam arahannya, Rahmad menekankan bahwa sumpah jabatan yang telah diucapkan bukan sekadar formalitas, melainkan komitmen moral yang harus dijalankan secara konsisten. Ia mengingatkan bahwa salah satu poin penting dalam sumpah tersebut adalah kewajiban menjaga kerahasiaan jabatan.
“Dalam sumpah tadi jelas, ASN tidak boleh membocorkan rahasia jabatan. Ini harus dipegang teguh. Mungkin ada yang merasa bisa menjatuhkan orang lain dengan membuka informasi, tapi ingat, itu melanggar sumpah yang sudah diucapkan,” ujar Rahmad.
Ia menilai, kebocoran informasi pemerintahan kerap bersumber dari internal, sehingga diperlukan kesadaran dan tanggung jawab setiap ASN untuk menjaga kepercayaan publik. Selain itu, Rahmad juga menyoroti pentingnya etika dalam penggunaan jabatan agar tidak disalahgunakan untuk kepentingan pribadi maupun kelompok.
Menurutnya, ASN harus mampu menempatkan kepentingan masyarakat sebagai prioritas utama. Dalam praktiknya, aparatur negara tidak hanya dituntut bekerja secara administratif, tetapi juga hadir langsung di tengah masyarakat untuk memahami dan menyelesaikan persoalan yang ada.
Rahmad juga mengingatkan agar ASN tetap menjaga profesionalisme di tengah situasi global yang dinamis. Ia menilai, tantangan eksternal dapat berdampak pada kondisi dalam negeri, sehingga diperlukan kesiapan dan soliditas dalam menghadapi berbagai kemungkinan.
Selain itu, ia mengajak seluruh ASN untuk saling mengingatkan dalam menjaga integritas organisasi, termasuk berani memberikan masukan apabila terdapat penyimpangan dalam pelaksanaan tugas.
“Kalau ada pimpinan yang salah arah, ingatkan dengan baik. Itu bagian dari tanggung jawab kita bersama,” katanya.
Dengan penegasan tersebut, Pemerintah Kota Balikpapan berharap seluruh ASN dapat menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab, menjaga kepercayaan masyarakat, serta mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih, transparan, dan akuntabel.
(Jm/Adv Diskominfo Balikpapan)









