Metroikn, Banjarbaru – Upaya menjaga kelancaran pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan di Kalimantan Selatan dilakukan melalui kolaborasi antara PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Kalimantan Bagian Timur (PLN UIP KLT) dan Badan Intelijen Negara Daerah (BINDA) Kalimantan Selatan. Pertemuan kedua pihak digelar di Kantor BINDA Kalsel, Selasa (14/04/2026).
Dalam forum tersebut, berbagai proyek kelistrikan yang tengah berjalan dibahas, mulai dari progres di lapangan hingga potensi kendala yang dihadapi. Pembahasan juga melibatkan pendekatan sosial yang selama ini menjadi bagian penting dalam proses pembangunan, termasuk komunikasi dengan masyarakat, pemerintah daerah, hingga unsur di tingkat desa.
General Manager PLN UIP KLT, Basuki Widodo, menyebutkan bahwa keberadaan dukungan lintas lembaga menjadi bagian penting agar pembangunan tidak berjalan sendiri di lapangan.
“Pendampingan dari BINDA Kalsel membantu kami menjaga situasi tetap kondusif, sehingga pekerjaan di lapangan bisa berjalan sesuai rencana dan hasilnya segera dirasakan masyarakat,” ujar Basuki.
Pertemuan tersebut juga menjadi ruang evaluasi atas sejumlah kegiatan yang telah berjalan sebelumnya, termasuk pola koordinasi yang melibatkan berbagai unsur di wilayah terdampak proyek.
Sementara itu, Kepala BINDA Kalsel menyampaikan bahwa pihaknya siap mendampingi proses pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan yang termasuk dalam objek vital nasional. Pendampingan tersebut dilakukan agar seluruh tahapan pekerjaan tetap berada dalam situasi yang aman dan terkendali.
“BINDA Kalsel siap mendampingi PLN dalam aspek pengamanan agar proses pembangunan berjalan kondusif dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujarnya.
Melalui koordinasi yang terus berjalan, PLN UIP KLT dan BINDA Kalsel berharap pembangunan jaringan listrik di wilayah Kalimantan Selatan dapat berlangsung lebih lancar dan tepat waktu, sekaligus mendukung kebutuhan energi masyarakat dan pertumbuhan ekonomi daerah.









