Mahligai Nusantara 2026 Raup 30 Ribu Kunjungan, Transaksi UMKM Capai Rp1,2 Miliar

EKOBIS34 Dilihat

Metroikn, Balikpapan – Lebih dari 30 ribu orang mendatangi Mahligai Nusantara 2026 selama tiga hari di Balikpapan Sport and Convention Center (BSCC) Dome Balikpapan. Ramainya pengunjung ikut menggerakkan transaksi pelaku UMKM yang mencapai Rp1,2 miliar.

Mahligai Nusantara 2026 digelar Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPwBI) Balikpapan pada 11–13 September 2026. Pengunjung datang untuk berbelanja produk lokal, mengikuti workshop dan talkshow, berkonsultasi soal usaha, hingga menyaksikan berbagai kompetisi dan hiburan.

Transaksi Rp1,2 miliar tersebut berasal dari booth UMKM makanan dan minuman, wastra, ready-to-wear, serta kriya selama rangkaian kegiatan berlangsung.

Event ini melibatkan 123 UMKM, terdiri dari 45 UMKM makanan dan minuman olahan, 16 UMKM wastra, empat UMKM handycraft, 36 UMKM kuliner, serta 22 distributor dan produsen pangan.

Tak hanya transaksi langsung, Mahligai Nusantara juga membuka akses pembiayaan bagi pelaku usaha. Fasilitasi business matching pembiayaan UMKM tercatat mencapai Rp3,33 miliar hingga awal September 2026.

Financial Corner menjadi salah satu area yang banyak didatangi pelaku usaha. Sebanyak 860 pengunjung berkonsultasi dan mencari informasi mengenai produk serta layanan pembiayaan perbankan.

Sementara di Zona Layanan dan Konsultasi, pelaku UMKM bisa mendapatkan informasi mengenai pembiayaan, kemasan, merek dan Hak Kekayaan Intelektual (HAKI), perizinan, sertifikasi halal, inovasi produk, hingga akses ekspor.

Total kunjungan pelaku usaha ke zona tersebut mencapai lebih dari 784 orang.

Kepala Perwakilan Bank Indonesia Balikpapan Robi Ariadi mengatakan Mahligai Nusantara tidak hanya disiapkan sebagai ruang untuk memamerkan dan menjual produk UMKM.

“Angka transaksi Rp1,2 miliar tentu menjadi catatan positif, tetapi bagi kami yang lebih penting adalah bagaimana UMKM mendapatkan akses yang lebih luas setelah kegiatan ini. Mereka tidak hanya bertemu pembeli, tetapi juga bertemu dengan perbankan, mendapatkan pembelajaran, jejaring, dan peluang pasar,” kata Robi Ariadi.

Menurut Robi, keberhasilan kegiatan tidak cukup diukur dari jumlah pengunjung maupun nilai transaksi selama acara. Dampak setelah kegiatan berakhir juga menjadi bagian penting, terutama ketika pelaku usaha mendapatkan akses baru untuk mengembangkan bisnisnya.

Pembukaan Mahligai Nusantara 2026 berlangsung pada Sabtu (12/9/2026) dan dibuka Wali Kota Balikpapan Rahmad Mas’ud. Dalam kesempatan tersebut, Rahmad mengapresiasi penyelenggaraan kegiatan serta keterlibatan pemerintah, Bank Indonesia dan berbagai pihak dalam mendorong kualitas dan inovasi produk UMKM.

Mahligai Nusantara juga tidak hanya berisi aktivitas jual beli. Enam kompetisi digelar untuk melibatkan pelajar, anak-anak, komunitas kreatif hingga masyarakat umum.

Fashion Show Competition menjadi ruang bagi pelajar SMA sederajat untuk menampilkan kreativitas melalui fesyen lokal sekaligus berkolaborasi dengan UMKM wastra mitra KPwBI Balikpapan.

Ada pula Tari Kreasi Nusantara yang melibatkan para pelajar. Antusiasme penonton bahkan memenuhi BSCC Dome saat babak final berlangsung.

Di bidang kuliner, kompetisi “Ngaduk Rasa Produk Lokal” menghadirkan 12 finalis dari kategori umum dan profesional dalam sesi live cooking bersama Chef Adie Miartadi.

Sementara itu, 100 anak mengikuti Mahligai Kids Coloring. Generasi kreator juga mendapat ruang melalui Creator Showdown yang mengajak peserta membuat video pendek untuk mengangkat potensi UMKM, budaya dan ekonomi kreatif daerah ke ruang digital.

Kompetisi lainnya adalah Mahligai Idol Competition yang menjadi panggung bagi peserta untuk menunjukkan kemampuan tarik suara. Rangkaian kegiatan kemudian ditutup dengan penampilan runner-up Indonesian Idol 2026, Rio Laskart.

Mahligai Nusantara 2026 mengusung tema “Merangkai Kolaborasi, Mengakselerasi Inovasi untuk UMKM yang Tangguh dan Berdaya Saing”.

KPwBI Balikpapan menyebut kegiatan tersebut melibatkan pemerintah daerah, Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN), kementerian dan lembaga, perbankan, perguruan tinggi, komunitas, asosiasi, mitra kerja, serta pelaku UMKM.

Melalui kegiatan tersebut, UMKM tidak hanya mendapat ruang untuk bertemu konsumen, tetapi juga akses terhadap informasi pembiayaan, konsultasi usaha, pengembangan produk dan peluang pasar.

Dengan jumlah pengunjung yang menembus 30 ribu orang dan transaksi UMKM mencapai Rp1,2 miliar, Mahligai Nusantara 2026 menjadi salah satu ruang pertemuan antara produk lokal, konsumen, pembiayaan dan jejaring usaha di Balikpapan.