Dua Anak Penderita Penyakit Jantung Bawaan di Samarinda Dapat Bantuan Dana hingga Operasi Gratis dari YJI

KALTIM18 Dilihat

metroikn, SAMARINDA – Yayasan Jantung Indonesia (YJI) Kalimantan Timur kembali menunjukkan kepeduliannya terhadap pasien penyakit jantung bawaan (PJB). Pada Jumat (22/8/2025), YJI menyerahkan bantuan berupa dana sebesar Rp4 juta kepada masing-masing dari dua pasien di sekretariat YJI Kaltim.

Bantuan tersebut disalurkan atas dukungan YJI Pusat. Dua penerima santunan adalah Alesya Rizky Nugraha dan Shanum Diya Almauza, yang sejak kecil harus berjuang melawan penyakit jantung bawaan.

“Dana bantuan ini berasal dari YJI Pusat dan hari ini kami serahkan masing-masing Rp4 juta kepada pasien,” jelas Ahmadi, Manager Bidang Preventif YJI Kaltim.

Lebih lanjut, Ahmadi menegaskan bahwa dukungan YJI tidak berhenti pada santunan tunai. YJI Pusat juga menanggung penuh biaya operasi pasien jantung bawaan yang dilakukan di Rumah Sakit Harapan Kita, Jakarta.

“Yang ditanggung sepenuhnya adalah biaya operasi. Namun, untuk transportasi dan kebutuhan lain, menjadi tanggung jawab keluarga,” jelasnya.

Menurutnya, laporan mengenai penyaluran bantuan akan segera dikirimkan ke YJI Pusat sebagai bentuk pertanggungjawaban lembaga.

Rasa syukur disampaikan keluarga pasien. Rangga, ayah dari Alesya yang berusia 1 tahun 4 bulan, mengaku sangat terbantu dengan perhatian yang diberikan.

Ia menceritakan bahwa anaknya didiagnosis menderita penyakit jantung bawaan sejak usia delapan hari.

“Alhamdulillah kami mendapat bantuan ini. Terima kasih kepada YJI yang sudah memberi perhatian, doa, serta pendampingan untuk anak kami,” ujar Rangga.

Ia berharap YJI dapat terus hadir mendampingi keluarga pasien lain yang mengalami kondisi serupa. Menurutnya, dukungan yang diberikan tidak hanya meringankan beban biaya, tetapi juga memberi semangat baru bagi orang tua.

“Kalau ada keluarga lain yang mengalami hal sama, sebaiknya segera menghubungi YJI. Insya Allah, mereka siap membantu,” pesannya.

Selain itu, Rangga juga mengingatkan masyarakat agar menjaga pola hidup sehat sebagai upaya pencegahan penyakit jantung sejak dini.