GM PLN UIP KLT Raih NEA 2026, Pembangunan Infrastruktur Listrik di Tiga Provinsi Jadi Sorotan

METROPOLIS69 Dilihat

Metroikn, Jakarta – General Manager PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Kalimantan Bagian Timur (UIP KLT), Dewanto, meraih penghargaan Nusantara Electrification Award (NEA) 2026 dengan predikat Leader in Advancing Electrification Infrastructure.

Penghargaan tersebut diberikan dalam kategori Individual Award pada ajang yang diselenggarakan Listrik Indonesia di Hotel Bidakara, Jakarta, Jumat (30/10/2026).

Apresiasi ini diberikan di tengah tanggung jawab PLN UIP KLT dalam membangun infrastruktur ketenagalistrikan di Kalimantan Timur, Kalimantan Selatan, dan Kalimantan Utara. Pembangunan jaringan transmisi dan infrastruktur pendukung menjadi bagian dari upaya memperkuat konektivitas sistem listrik antardaerah.

Dewanto mengatakan penghargaan tersebut bukan semata-mata pencapaian pribadi, melainkan bentuk apresiasi terhadap kerja seluruh tim PLN UIP KLT dan mitra yang terlibat dalam pembangunan infrastruktur.

“Alhamdulillah, penghargaan ini menjadi kebanggaan sekaligus penyemangat bagi seluruh insan PLN UIP Kalimantan Bagian Timur. Kami memaknainya bukan sekadar sebagai pencapaian perusahaan, tetapi juga sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi dan kerja keras seluruh tim yang terus berupaya menyelesaikan pembangunan infrastruktur kelistrikan di tengah berbagai tantangan. Penghargaan ini kami persembahkan untuk seluruh insan PLN dan para mitra yang telah berkontribusi,” ujar Dewanto.

Menurutnya, pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan membutuhkan proses panjang. Tahapannya mencakup perencanaan, perizinan, pengadaan tanah hingga pelaksanaan konstruksi yang melibatkan banyak pihak.

Karena itu, koordinasi dengan pemerintah daerah, instansi terkait, masyarakat, dan pemangku kepentingan lainnya menjadi bagian penting dalam mendukung penyelesaian proyek.

“Setiap infrastruktur yang dibangun memiliki peran penting dalam mendukung sistem kelistrikan dan kebutuhan masyarakat ke depan. Kami terus berupaya memastikan pembangunan berjalan dengan baik, mengedepankan keselamatan, kualitas pekerjaan, serta tata kelola yang akuntabel. Tentunya, hal ini tidak dapat terwujud tanpa dukungan pemerintah daerah, masyarakat, dan seluruh pemangku kepentingan,” jelasnya.

Dalam pelaksanaan proyek, PLN UIP KLT juga melakukan koordinasi untuk memenuhi persyaratan administrasi, mengelola risiko, dan memastikan pekerjaan berjalan sesuai ketentuan yang berlaku.

Dewanto menyebut penghargaan tersebut menjadi dorongan bagi jajarannya untuk terus meningkatkan kinerja, menjaga integritas, serta memperhatikan keselamatan dan kualitas pekerjaan.

Pembangunan infrastruktur transmisi dan fasilitas pendukung di Kalimantan menjadi bagian dari upaya memenuhi kebutuhan listrik yang terus berkembang, sekaligus mendukung aktivitas masyarakat dan perekonomian di wilayah tersebut.