Reshuffle ke-7 Prabowo, Kapolri Berganti hingga 3 Kursi Menko Dirombak

NASIONAL46 Dilihat

Metroikn, Jakarta – Presiden Prabowo Subianto kembali merombak jajaran pemerintahannya. Sebanyak 18 pejabat dilantik di Istana Negara, Jakarta, Kamis (1/10/2026), mulai dari menteri koordinator, menteri, wakil menteri, pimpinan badan, hingga Kapolri dan Wakapolri.

Perubahan paling mencolok terjadi di tubuh Polri. Komjen Pol Suyudi Ario Seto dilantik sebagai Kapolri menggantikan Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo. Sementara Listyo Sigit bergeser ke jabatan Kepala Staf Kepresidenan (KSP).

Pelantikan tersebut menjadi reshuffle kabinet ketujuh selama pemerintahan Prabowo. ANTARA melaporkan, perubahan kali ini mengacu pada sejumlah keputusan presiden, termasuk Keppres Nomor 104P Tahun 2026 dan Keppres Nomor 105P Tahun 2026.

Suyudi sebelumnya menjabat Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN). Sebelum dilantik, DPR menyetujui Suyudi sebagai Kapolri melalui rapat paripurna setelah Komisi III DPR melakukan uji kelayakan dan kepatutan pada Kamis pagi. Persetujuan tersebut diberikan secara aklamasi.

ANTARA melaporkan Suyudi mengusung visi “Polri Bersama Masyarakat” dalam uji kelayakannya. Ia juga menyebut kritik dan keluhan publik sebagai salah satu peringatan dini bagi Polri untuk mengetahui hal-hal yang perlu diperbaiki.

Setelah mendapat persetujuan DPR, Suyudi mengucapkan terima kasih kepada Presiden Prabowo, pimpinan DPR dan Komisi III.

“Hari ini, saya ingin mengucapkan terima kasih, kepada Bapak Presiden RI dan juga kepada pimpinan DPR, Ketua Komisi III DPR, yang Alhamdulillah pada pagi hari ini, kami telah melaksanakan fit and proper test di Komisi III DPR RI dan telah diterima secara aklamasi untuk menjadi Kapolri,” kata Suyudi, dikutip ANTARA.

Sementara itu, Listyo Sigit mengonfirmasi sebelum pelantikan bahwa dirinya akan menempati posisi KSP menggantikan Jenderal TNI (Purn) Dudung Abdurachman. Listyo menyebut penugasan tersebut sebagai kehormatan dan bentuk pengabdian kepada bangsa.

Tiga Kursi Menko Berubah

Perubahan juga terjadi pada tiga posisi menteri koordinator.

Jenderal TNI (Purn) Dudung Abdurachman dilantik sebagai Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam), menggantikan Djamari Chaniago. Sebelumnya, Dudung menjabat Kepala Staf Kepresidenan.

Posisi Menko Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) kini ditempati Sugiono. Ia menggantikan Pratikno yang sebelumnya memegang posisi tersebut. ANTARA mengonfirmasi Sugiono resmi dilantik sebagai Menko PMK pada Kamis.

Perubahan posisi Sugiono membuat kursi Menteri Luar Negeri beralih kepada Arrmanatha Christiawan Nasir. Arrmanatha sebelumnya menjabat Wakil Menteri Luar Negeri. Ia resmi dilantik menggantikan Sugiono.

Sementara itu, Bahlil Lahadalia mendapat jabatan baru sebagai Menteri Koordinator Bidang Hilirisasi dan Transisi Energi. Bahlil tetap merangkap sebagai Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM).

Sebelum pelantikan, Bahlil mengatakan dirinya mendapat amanah dari Presiden untuk menjalankan kedua tugas tersebut.

“Memang saya dapat telepon dari Pak Seskab, untuk Menko merangkap Menteri ESDM. Kita jalankan semua tugas dari Bapak Presiden,” kata Bahlil, dikutip ANTARA.

Di Kementerian Perindustrian, Presiden Prabowo melantik Muhammad Sarmuji menggantikan Agus Gumiwang Kartasasmita. Sebelum masuk kabinet, Sarmuji menjabat Sekretaris Jenderal DPP Partai Golkar dan Ketua Fraksi Partai Golkar di DPR RI.

Daftar 18 Pejabat yang Dilantik

Berikut daftar pejabat yang dilantik Presiden Prabowo pada Kamis (1/10/2026):

  1. Bahlil Lahadalia sebagai Menteri Koordinator Bidang Hilirisasi dan Transisi Energi sekaligus Menteri ESDM.
  2. Sugiono sebagai Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan.
  3. Dudung Abdurachman sebagai Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan.
  4. Arrmanatha Christiawan Nasir sebagai Menteri Luar Negeri.
  5. Muhammad Sarmuji sebagai Menteri Perindustrian.
  6. Drajad Hari Wibowo sebagai Wakil Menteri Koordinator Bidang Perekonomian.
  7. Nurkholisoh Ibnu Aman sebagai Wakil Menteri Keuangan.
  8. Luky Alfirman sebagai Wakil Menteri Keuangan.
  9. Muhammad Saleh Mustafa sebagai Wakil Menteri Pertanian.
  10. Irwan Meilano sebagai Wakil Menteri Kelautan dan Perikanan.
  11. Listyo Sigit Prabowo sebagai Kepala Staf Kepresidenan.
  12. Dedy Prasetyo sebagai Kepala Badan Reforma Agraria Nasional.
  13. Aryanto Wibowo sebagai Wakil Kepala Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan.
  14. Fadil Imran sebagai Wakil Kepala Badan Otorita Pengelola Pantai Utara Jawa.
  15. Nuzran Joher sebagai Ketua Ombudsman RI.
  16. Radian Syam sebagai Anggota Ombudsman RI.
  17. Jenderal Pol Suyudi Ario Seto sebagai Kapolri.
  18. Komjen Pol Wahyu Hadiningrat sebagai Wakapolri.

Nuzran Joher dan Radian Syam dilantik untuk mengisi posisi di Ombudsman RI untuk sisa masa jabatan 2026–2031. Keduanya ditetapkan melalui Keppres Nomor 84P Tahun 2026 dan Nomor 96P Tahun 2026.

Selain itu, perubahan di tubuh Polri juga mencakup posisi Wakapolri. Komjen Pol Wahyu Hadiningrat dilantik menggantikan Komjen Pol Dedy Prasetyo yang sebelumnya menduduki posisi tersebut.

Dengan pelantikan ini, perubahan susunan pemerintahan Prabowo tidak hanya menyentuh kursi menteri, tetapi juga jabatan strategis di bidang keamanan, kepresidenan, reforma agraria, pengawasan keuangan, pengelolaan Pantai Utara Jawa hingga Ombudsman RI.