Metroikn, Samarinda – Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur menargetkan seragam sekolah gratis untuk siswa SMA, SMK, MA, dan SLB mulai disalurkan secara bertahap pada Agustus hingga September 2026.
Target tersebut disampaikan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kaltim setelah program seragam gratis belum dapat diterima siswa bersamaan dengan dimulainya tahun ajaran 2026/2027 pada pertengahan Juli.
Pelaksana Tugas Kepala Disdikbud Kaltim, Armin, mengatakan proses pengadaan masih berlangsung. Tahapan penyediaan bahan, produksi hingga distribusi dilakukan berdasarkan mekanisme kontrak sehingga membutuhkan waktu sebelum seluruh seragam dikirim ke sekolah.
“Secara administratif maupun operasional, proses pengadaan program ini masih berjalan sesuai tahapan yang telah ditetapkan. Seluruh mekanisme, mulai dari pengadaan, produksi hingga distribusi, dilakukan berdasarkan jadwal yang tercantum dalam kontrak kerja,” katanya.
Keterlambatan tersebut menjadi perhatian karena seragam merupakan salah satu kebutuhan siswa ketika memasuki tahun ajaran baru. Disdikbud Kaltim pun menyampaikan permohonan maaf kepada siswa dan orang tua yang hingga kini belum menerima bantuan tersebut.
“Kami menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh siswa, orang tua, dan masyarakat atas belum tersalurkannya seragam sekolah gratis pada awal tahun ajaran. Kami memahami seragam merupakan kebutuhan penting bagi peserta didik saat memulai kegiatan belajar,” ujar Armin.
Menurut Armin, sejumlah tahapan teknis masih harus diselesaikan sebelum seragam didistribusikan. Penyesuaian dilakukan untuk memastikan produk yang diterima siswa sesuai dengan spesifikasi dan standar yang telah ditetapkan dalam pengadaan.
Di sisi lain, proses produksi dan distribusi juga menghadapi sejumlah kendala teknis di lapangan. Pemerintah bersama mitra penyedia kini mengejar penyelesaian agar penyaluran dapat dimulai sesuai target.
“Kami bersama mitra produksi terus melakukan percepatan penyelesaian dan pendistribusian seragam ke sekolah-sekolah. Informasi perkembangan penyaluran juga akan kami sampaikan secara berkala agar dapat diketahui oleh seluruh pihak terkait,” jelasnya.
Disdikbud Kaltim juga meminta sekolah mengikuti perkembangan distribusi yang disampaikan pemerintah sehingga informasi mengenai waktu dan tahapan penyaluran dapat diteruskan kepada siswa maupun orang tua.
Program seragam gratis tersebut ditujukan bagi pelajar jenjang SMA, SMK, MA, dan SLB di Kaltim. Penyaluran dilakukan secara bertahap menyesuaikan kesiapan produksi dan distribusi ke masing-masing sekolah.
Dengan target penyaluran mulai Agustus hingga September, pemerintah berharap seluruh siswa penerima dapat memperoleh seragam secara bertahap dan menggunakannya untuk menunjang kegiatan belajar selama tahun ajaran 2026/2027.









