Rem Blong di Turunan Pelabuhan Semayang, Truk Hino Tabrak Enam Kendaraan

METROPOLIS48 Dilihat

Metroikn, Balikpapan – Kecelakaan beruntun yang melibatkan tujuh kendaraan terjadi di Jalan Yos Sudarso, tepat di depan pintu masuk Pelabuhan Semayang, Kelurahan Prapatan, Kecamatan Balikpapan Kota, Rabu (22/7/2026) sekitar pukul 23.00 Wita. Insiden tersebut mengakibatkan seorang pengemudi truk mengalami luka berat dan kerugian material diperkirakan mencapai Rp30 juta.

Kendaraan yang terlibat terdiri atas empat truk, dua mobil penumpang, satu angkutan kota, dan satu sepeda motor yang berada di lokasi kejadian.

Berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara (TKP), kecelakaan bermula saat truk Hino bernomor polisi B-9417-UU melaju dari arah Jalan Baru menuju Lapangan Merdeka melalui Jalan Yos Sudarso. Saat melintasi jalan menurun di kawasan Gapura Pelabuhan Semayang, truk tersebut diduga mengalami gangguan pada sistem pengereman.

Akibat rem tidak berfungsi, truk keluar jalur ke sisi kanan dan menabrak truk Hino KT-8214-ZF yang hendak masuk ke Pintu 1 Pelabuhan Semayang. Benturan tersebut membuat truk kedua terdorong dan menghantam mobil Honda Brio yang sedang parkir.

Truk Hino yang mengalami rem blong kemudian kembali melaju tak terkendali dan menabrak truk Hino L-8011-AAA yang sedang terparkir di bahu jalan. Benturan keras menyebabkan truk tersebut bergeser ke tengah jalan hingga mengenai mobil Daihatsu Xenia, angkutan kota, serta sepeda motor yang berada di sekitar lokasi.

Kepala Satuan Lalu Lintas (Kasatlantas) Polresta Balikpapan, Kompol Djauhari Hijrah, mengatakan hasil penyelidikan sementara menunjukkan kecelakaan dipicu gangguan pada sistem pengereman truk Hino B-9417-UU.

“Diduga kendaraan mengalami gangguan pada fungsi pengereman saat melintasi jalan menurun sehingga pengemudi kehilangan kendali dan menabrak sejumlah kendaraan di lokasi kejadian. Penyebab pasti masih kami dalami melalui proses penyelidikan,” ujarnya.

Akibat kecelakaan tersebut, pengemudi truk Hino L-8011-AAA, Sugeng Sukarno, mengalami luka berat pada bagian kaki dan langsung dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan. Tidak ada korban meninggal dunia dalam peristiwa tersebut.

Djauhari menambahkan, selain faktor kendaraan, kondisi jalan yang menurun di kawasan pelabuhan turut menjadi perhatian dalam proses penyelidikan. Saat kejadian, arus lalu lintas dilaporkan dalam kondisi sedang dengan cuaca cerah.

“Petugas telah melakukan olah TKP, mengamankan barang bukti, memeriksa saksi-saksi, serta meminta keterangan para pengemudi yang terlibat. Korban juga telah mendapatkan penanganan medis, sementara penyelidikan masih terus berlangsung,” katanya.