Rudy Mas’ud Siapkan Jalan UMKM Kaltim Naik Kelas, Produk Lokal Bidik Hotel hingga Bandara

Samarinda25 Dilihat

Metroikn, Samarinda – Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur mulai menyiapkan langkah besar untuk mendorong pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) naik kelas. Tak hanya menambah jumlah pelaku usaha, Pemprov ingin memastikan UMKM lokal memiliki daya saing, pasar yang lebih luas, dan pendapatan yang terus meningkat.

Gubernur Kalimantan Timur, Rudy Mas’ud, menegaskan UMKM harus menjadi salah satu pilar utama pertumbuhan ekonomi daerah, terlebih di tengah peluang besar yang muncul seiring perkembangan kawasan penyangga Ibu Kota Nusantara (IKN).

Menurut Rudy, pelaku UMKM tidak boleh hanya menjadi penonton di tengah geliat ekonomi baru yang berkembang di Kalimantan Timur.

“UMKM harus menjadi pelaku utama yang ikut menikmati pertumbuhan ekonomi. Karena itu kualitas produk, daya saing, dan pendapatan pelaku usaha harus terus ditingkatkan,” ujarnya.

Sebagai langkah konkret, Pemprov Kaltim akan memperluas akses pasar produk UMKM melalui pola kemitraan yang lebih terstruktur. Salah satu strategi yang disiapkan adalah membuka ruang lebih besar bagi produk lokal untuk masuk ke berbagai fasilitas publik dan pusat aktivitas ekonomi.

Mulai dari hotel, bandara, terminal hingga berbagai fasilitas pelayanan publik menjadi target pemasaran produk UMKM Kaltim ke depan.

“Kami siap memfasilitasi dan mengawal agar produk UMKM Kaltim wajib dipasarkan di hotel-hotel, bandara, terminal, hingga berbagai fasilitas publik lainnya,” kata Rudy.

Ia menilai produk lokal tidak boleh hanya menjadi pelengkap, melainkan harus menjadi bagian penting dalam rantai distribusi dan aktivitas ekonomi daerah.

Selain memperluas pasar, pemerintah juga menaruh perhatian pada peningkatan kualitas produk agar mampu bersaing tidak hanya di tingkat regional, tetapi juga nasional hingga internasional.

Menurut Rudy, keberhasilan UMKM tidak cukup diukur dari banyaknya jumlah usaha yang tumbuh. Yang lebih penting adalah kemampuan usaha tersebut berkembang secara berkelanjutan dan memberikan dampak ekonomi yang nyata bagi masyarakat.

“Target kita jelas, produk lokal Kaltim harus semakin dikenal luas, mendominasi pasar nasional, dan siap menembus pasar internasional,” tegasnya.

Saat ini sektor UMKM masih menjadi salah satu penyerap tenaga kerja terbesar di daerah. Karena itu, penguatan UMKM dinilai menjadi strategi penting untuk menjaga perputaran ekonomi lokal sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Dengan hadirnya IKN dan berbagai investasi baru di Kalimantan Timur, Pemprov berharap pelaku UMKM lokal dapat mengambil peran lebih besar sehingga manfaat pembangunan tidak hanya dirasakan sektor usaha besar, tetapi juga masyarakat secara luas.