Ribuan Warga Berobat Gratis di Hari Bhayangkara, Kapolda Kaltim: Pelayanan Sosial Jadi Prioritas

TNI/POLRI83 Dilihat

Metroikn, Balikpapan – Aula Mako Satbrimob Polda Kaltim di Stalkuda Balikpapan dipadati masyarakat sejak pagi, Selasa (23/6/2026). Mereka datang untuk memanfaatkan berbagai layanan kesehatan gratis yang digelar Polda Kaltim dalam rangka menyambut Hari Bhayangkara ke-80.

Tingginya antusiasme masyarakat membuat capaian program Bakti Kesehatan Polri tahun ini melampaui target yang telah ditetapkan. Polda Kaltim mencatat jumlah penerima manfaat mencapai hampir 350 persen dari target awal.

Kapolda Kaltim Irjen Pol Endar Priantoro mengatakan kegiatan tersebut menjadi salah satu bentuk pelayanan sosial Polri yang langsung menyentuh kebutuhan masyarakat.

“Hari Bhayangkara ke-80 kali ini kami fokus pada pelayanan sosial kepada masyarakat, salah satunya melalui bakti kesehatan. Tujuannya untuk membantu masyarakat meningkatkan derajat kesehatan melalui berbagai layanan kesehatan gratis,” ujarnya.

Sebanyak 13 jenis layanan kesehatan disediakan dalam kegiatan tersebut. Mulai dari pemeriksaan kesehatan umum, pemeriksaan gigi, pengobatan gratis, layanan dokter spesialis, operasi bedah minor, donor darah, khitanan massal, hingga pembagian vitamin.

Salah satu layanan yang paling ramai diminati adalah khitanan massal. Sejumlah orang tua tampak mendampingi anak-anak mereka yang mengikuti program tersebut.

Pika (41), warga Batakan, Balikpapan, mengaku sengaja mendaftarkan putranya yang berusia 10 tahun setelah mengetahui adanya kegiatan khitanan gratis dari Polda Kaltim.

“Ada kegiatan sunatan massal, jadi kami daftarkan anak di sini. Kebetulan juga pas hari libur,” ujarnya.

Meski sempat merasa tegang, putranya akhirnya menjalani proses khitanan dengan lancar.

“Alhamdulillah anaknya mau,” katanya sambil tersenyum.

Menurut Endar, tingginya partisipasi masyarakat menunjukkan kebutuhan terhadap layanan kesehatan yang mudah diakses masih sangat besar.

“Dari target yang kami rencanakan, realisasinya sudah mencapai hampir 350 persen. Ini menunjukkan antusiasme masyarakat yang sangat tinggi terhadap layanan kesehatan yang diberikan,” katanya.

Selain pelayanan kesehatan, Polda Kaltim juga menyalurkan ratusan paket bantuan sosial kepada masyarakat yang membutuhkan sebagai bagian dari rangkaian Hari Bhayangkara ke-80.

Kapolda menilai kesehatan masyarakat memiliki hubungan erat dengan kesejahteraan sosial dan stabilitas keamanan di lingkungan sekitar.

“Dengan masyarakat yang sehat, kesejahteraan sosial akan meningkat dan situasi kamtibmas juga bisa terjaga dengan baik,” tambahnya.

Ia berharap sinergi antara Polri, pemerintah daerah, tenaga kesehatan, TNI, dan berbagai pemangku kepentingan lainnya terus diperkuat untuk meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan bagi masyarakat Kalimantan Timur.

“Kami berkomitmen untuk terus hadir membantu masyarakat, khususnya di bidang kesehatan. Karena upaya meningkatkan kualitas hidup masyarakat tidak bisa dilakukan sendiri, tetapi membutuhkan gotong royong dan kolaborasi semua pihak,” tegasnya.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Wakapolda Kaltim Brigjen Pol Adrianto Jossy Kusumo, unsur Forkopimda, instansi kesehatan, organisasi masyarakat, serta berbagai mitra kerja yang selama ini mendukung program pelayanan kesehatan di Kalimantan Timur.