Dari Istana hingga Pulau Balang, Satgas Nusantara Mahakam Jaga IKN Tetap Kondusif

TNI/POLRI23 Dilihat

Metroikn, Penajam Paser Utara – Pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) tak hanya membutuhkan infrastruktur yang masif, tetapi juga situasi keamanan yang terjaga. Untuk memastikan hal itu, Satgas Preventif Operasi Nusantara Mahakam 2026 terus mengintensifkan patroli di kawasan strategis IKN.

Patroli rutin digelar di wilayah Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) IKN, Minggu (29/3/2026), sebagai langkah preventif untuk mengantisipasi potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat.

Kehadiran personel kepolisian di lapangan ditujukan untuk memastikan aktivitas pembangunan tetap berjalan aman dan lancar, sekaligus memberikan rasa aman bagi pekerja, masyarakat, maupun pihak yang terlibat dalam pembangunan ibu kota baru Indonesia tersebut.

Tim Satgas Preventif Operasi Nusantara Mahakam melakukan penyisiran dan pemantauan di sejumlah titik strategis di kawasan IKN. Langkah ini dilakukan untuk memastikan seluruh aktivitas di kawasan dapat berlangsung tanpa hambatan.

Sejumlah lokasi vital menjadi fokus pengamanan, mulai dari Kompleks Istana Negara, Jembatan Pulau Balang, hingga Masjid Nusantara yang menjadi salah satu ikon kawasan IKN.

Selain itu, patroli juga menyasar akses utama Sumbu Barat, area rest area, serta fasilitas umum lainnya yang berpotensi menjadi pusat aktivitas masyarakat.

Tak hanya menjaga kawasan inti, personel juga melakukan pengawasan pada jalur-jalur penghubung menuju IKN guna memastikan mobilitas kendaraan dan masyarakat tetap berjalan aman dan tertib.

Pemantauan dilakukan secara menyeluruh untuk mendeteksi secara dini berbagai potensi kerawanan yang dapat mengganggu situasi keamanan di kawasan strategis nasional tersebut.

Melalui patroli yang dilaksanakan secara berkesinambungan, Satgas Preventif Operasi Nusantara Mahakam 2026 menegaskan komitmennya menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif selama proses pembangunan IKN berlangsung.

Langkah ini sekaligus menjadi bentuk dukungan Polri terhadap percepatan pembangunan Ibu Kota Nusantara sebagai proyek strategis nasional yang diproyeksikan menjadi simbol kemajuan Indonesia di masa depan.