Rooting for Future: IKN Dihijaukan Lewat Penanaman Pohon Bersama PAMA dan UGM

IKN31 Dilihat

Metroikn, Nusantara – Di tengah geliat pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN), ribuan pohon terus ditanam untuk memastikan kawasan ini tidak hanya tumbuh sebagai pusat pemerintahan baru, tetapi juga sebagai kota yang tetap berpijak pada kelestarian alam.

Kegiatan penanaman pohon bertajuk Rooting for Future: Penanaman Pohon Bersama PAMA–UGM–IKN Eco-Edu Forest kembali digelar PT Pamapersada Nusantara (PAMA), Universitas Gadjah Mada (UGM), dan Otorita IKN di kawasan IKN, Kalimantan Timur, Jumat (5/6/2026).

Agenda ini berlangsung dalam rangka memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026, sekaligus memperkuat kerja sama antara dunia usaha, akademisi, dan pemerintah dalam membangun IKN sebagai kota hutan yang berkelanjutan.

Penanaman dilakukan di lahan seluas 12 hektare yang disiapkan Otorita IKN. Kawasan ini tidak hanya difungsikan sebagai ruang hijau, tetapi juga dikembangkan menjadi Eco-Edu Forest yang akan menjadi pusat edukasi, penelitian, dan konservasi lingkungan.

Berbagai jenis pohon ditanam dalam kegiatan ini, mulai dari balangeran, meranti, kapur, kapuk, ketapang laut, hingga trembesi. Tanaman buah dan kemiri juga ikut ditambahkan untuk memperkaya keanekaragaman hayati di kawasan tersebut.

Menariknya, kawasan konservasi di Eco-Edu Forest mulai menunjukkan perkembangan positif. Populasi rusa sambar yang berada di area itu kini telah berkembang biak, menjadi salah satu tanda bahwa ekosistem yang dibangun mulai berjalan dengan baik.

Rektor UGM, Ova Emilia, mengatakan kolaborasi ini menjadi ruang nyata bagi perguruan tinggi untuk ikut menjawab tantangan perubahan iklim.

“UGM percaya bahwa pembangunan masa depan harus berjalan seiring dengan pelestarian lingkungan. Melalui kolaborasi ini, kami ingin menghadirkan ruang pembelajaran hidup yang tidak hanya memberikan manfaat ekologis, tetapi juga menjadi laboratorium alam bagi pendidikan, penelitian, dan pengabdian masyarakat,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Otorita IKN, Basuki Hadimuljono, menyampaikan bahwa arah pembangunan IKN tidak hanya soal infrastruktur, tetapi juga menjaga keseimbangan lingkungan di dalamnya.

“IKN dibangun dengan konsep kota hutan yang mengedepankan keseimbangan antara pembangunan dan kelestarian alam. Kolaborasi seperti ini menjadi contoh bagaimana seluruh elemen bangsa dapat berkontribusi menciptakan lingkungan yang lebih baik bagi generasi mendatang,” kata Basuki.

Dari sisi perusahaan, PAMA menyebut program ini sebagai bagian dari upaya jangka panjang dalam mendukung pembangunan yang berkelanjutan. Setiap pohon yang ditanam dipandang sebagai langkah kecil yang memberi dampak besar di masa depan.

Melalui semangat Rooting for Future, kolaborasi ini diharapkan memperluas ruang hijau di Nusantara sekaligus memperkuat kesadaran bahwa pembangunan dan alam bisa berjalan berdampingan.