Basuki: Menjaga Lingkungan Harus Jadi Gaya Hidup Masyarakat IKN

IKN39 Dilihat

Metroikn, Nusantara – Semangat menjaga lingkungan terus tumbuh di Ibu Kota Nusantara (IKN). Dalam peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026, lebih dari 300 green warrior atau pejuang lingkungan turun langsung mengikuti aksi Kerja Bakti Lingkungan (Korve) di kawasan Masjid Negara IKN, Sabtu (6/6/2026).

Aksi tersebut berhasil mengumpulkan sekitar 330 kilogram sampah dari berbagai jenis yang kemudian dipilah menjadi sampah organik, anorganik, hingga bahan berbahaya dan beracun (B3).

Kegiatan ini menjadi bagian dari dukungan terhadap Gerakan Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik, dan Indah) yang digaungkan pemerintah sebagai upaya membangun budaya hidup bersih dan peduli lingkungan.

Kepala Otorita IKN, Basuki Hadimuljono, mengatakan kepedulian terhadap lingkungan kini terus dibangun sebagai bagian dari gaya hidup masyarakat Nusantara.

“Hari ini di Masjid Negara IKN kita melaksanakan Korve dan berhasil mengumpulkan sampah sekitar 330 kilogram. Ini menunjukkan bahwa kawasan Nusantara terus dijaga kebersihannya. Selain penanaman pohon, menjaga kebersihan juga menjadi bagian penting dari komitmen lingkungan di IKN,” ujarnya.

Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia tahun ini mengusung tema “Saatnya Bekerja untuk Iklim” dan melibatkan berbagai unsur masyarakat. Mulai dari pemerintah desa, instansi pemerintah, perbankan, rumah sakit, hotel, perusahaan swasta, hingga aparat keamanan ikut ambil bagian dalam aksi tersebut.

Salah satu peserta, Ratna Juwita dari Desa Pemaluan, mengaku senang dapat terlibat langsung dalam kegiatan yang mendorong kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga lingkungan.

“Hari ini kami mengumpulkan dan memilah sampah yang bisa didaur ulang maupun yang tidak bisa didaur ulang. Semangat bersih dan semangat sehat harus terus dijaga,” katanya.

Hal serupa disampaikan Raehan Amsyah dari RS Hermina Nusantara. Menurutnya, menjaga lingkungan tidak bisa dilakukan oleh satu pihak saja, tetapi membutuhkan kolaborasi banyak elemen masyarakat.

“Lingkungan hidup harus menjadi lifestyle masyarakat. Karena itu perlu keterlibatan semua pihak, mulai dari pemerintah, dunia usaha, komunitas, hingga masyarakat,” ujarnya.

Setelah aksi bersih-bersih lingkungan, kegiatan dilanjutkan dengan teleconference nasional bersama Menteri Lingkungan Hidup, Jumhur Hidayat, yang terhubung dari Buperta Cibubur dan diikuti tujuh wilayah di Indonesia, termasuk IKN.

Melalui kegiatan tersebut, Otorita IKN kembali menegaskan komitmennya membangun Nusantara tidak hanya sebagai pusat pemerintahan baru, tetapi juga sebagai kota yang menempatkan keberlanjutan lingkungan sebagai bagian dari kehidupan sehari-hari.