Satgas Damai Cartenz Turun ke Pengungsian Gigobak, Patroli dan Layanan Kesehatan Diberikan Langsung

TNI/POLRI42 Dilihat

Metroikn, Puncak – Kehadiran aparat tak hanya soal pengamanan. Di Kampung Gigobak, Distrik Sinak, Kabupaten Puncak, Papua Tengah, Satgas Operasi Damai Cartenz menunjukkan sisi lain dari penugasan mereka.

Pada Jumat, 24 April 2026, personel turun langsung ke lokasi pengungsian. Bukan hanya berpatroli, tetapi juga membawa layanan kesehatan bagi warga yang terdampak.

Langkah kaki aparat menyusuri area pengungsian. Mereka menyapa warga, berdialog, sekaligus memastikan kondisi keamanan tetap terkendali. Di saat yang sama, kebutuhan dasar warga juga menjadi perhatian.

Layanan kesehatan diberikan di lokasi. Pemeriksaan hingga pengobatan ringan dilakukan untuk membantu warga yang membutuhkan. Dalam situasi pengungsian, akses terhadap layanan kesehatan menjadi hal yang sangat krusial.

Kehadiran personel disambut hangat. Warga melihat langsung bahwa aparat tidak hanya menjaga keamanan, tetapi juga hadir memberi bantuan nyata.

Kaops Damai Cartenz, Irjen Pol. Faizal Ramadhani, menegaskan pendekatan yang dilakukan tidak semata soal stabilitas wilayah.

“Kami tidak hanya fokus pada aspek keamanan, tetapi juga memastikan kebutuhan dasar masyarakat terpenuhi. Kehadiran personel di pengungsian adalah bentuk nyata kepedulian kami terhadap keselamatan dan kesejahteraan warga,” ujarnya.

Hal senada disampaikan Wakaops Damai Cartenz, Kombes Pol. Adarma Sinaga. Ia menekankan bahwa pendekatan humanis menjadi bagian penting dalam menjaga situasi tetap kondusif.

“Melalui patroli dialogis dan pelayanan kesehatan, kami ingin memastikan masyarakat merasa aman dan diperhatikan. Ini juga menjadi upaya untuk mempererat hubungan antara aparat dan masyarakat,” ungkapnya.

Pendekatan ini menjadi bagian dari strategi terpadu. Tidak hanya menjaga keamanan, tetapi juga membangun kepercayaan di tengah masyarakat.

Di tengah keterbatasan yang dihadapi warga pengungsian, kehadiran aparat dengan pendekatan langsung seperti ini menjadi sinyal bahwa negara tetap hadir.

Dengan patroli yang berjalan beriringan dengan pelayanan kemanusiaan, diharapkan situasi di Sinak terus membaik dan warga dapat menjalani hari-hari mereka dengan lebih tenang.