Momentum Hari Bumi, Pertamina Tekankan Aksi Nyata Kelola Sampah dan Kurangi Food Waste

METROPOLIS34 Dilihat

Metroikn, Balikpapan – Peringatan Hari Bumi di Balikpapan tidak berhenti pada seremoni. PT Pertamina Patra Niaga Kilang Balikpapan justru mendorong perubahan nyata, mulai dari pola makan hingga cara mengelola sampah di kehidupan sehari-hari.

Melalui kegiatan bertajuk “Sehat Hari Ini, Lestari Masa Depan: Bijak Gizi dan Kelola Sampah”, sosialisasi digelar di Gedung Banua Patra dan melibatkan Persatuan Wanita Patra serta para Perwira Pertamina.

Pesan utama yang diusung sederhana namun krusial, perubahan lingkungan dimulai dari kebiasaan kecil.

Section Head Environment HSSE PT Pertamina Patra Niaga Kilang Balikpapan, Martanti Dwi Suryaningtias, menegaskan peringatan Hari Bumi harus menjadi titik balik, bukan sekadar agenda tahunan.

“Peringatan Hari Bumi bukan hanya seremoni, tetapi momentum untuk mengubah kebiasaan kita sehari-hari. Pengelolaan sampah yang baik dimulai dari kesadaran individu. Jika kita mampu mengelola sampah dari sumbernya, maka kita telah berkontribusi nyata bagi keberlanjutan lingkungan,” ujarnya.

Diskusi tidak berhenti pada teori. Talkshow interaktif menghadirkan berbagai perspektif, mulai dari komunitas lingkungan hingga praktisi kesehatan.

Salah satu sorotan datang dari dokter Noratu Sendana yang menyinggung kaitan langsung antara pola makan dan limbah.

“Makanan bergizi seimbang bukan hanya tentang kesehatan tubuh, tetapi juga tentang bagaimana kita mengonsumsi makanan secara bijak. Mengambil makanan secukupnya dan menghindari food waste adalah bagian dari gaya hidup sehat yang berkelanjutan,” jelasnya.

Di sisi lain, praktik nyata juga ditunjukkan langsung oleh Siti Aminah dari kelompok warga. Ia memperagakan cara sederhana mengolah sampah rumah tangga menjadi kompos, menegaskan bahwa pengelolaan sampah bisa dimulai dari rumah.

“Pengelolaan sampah dimulai dari rumah. Pemilahan sampah organik dan anorganik, serta pemanfaatan sampah organik menjadi kompos bisa dilakukan dengan cara sederhana. Yang terpenting adalah konsistensi dan keterlibatan seluruh anggota keluarga,” ungkapnya.

Kegiatan berlangsung dinamis, dengan diskusi aktif hingga sesi interaktif yang melibatkan peserta. Tidak hanya berbagi pengetahuan, acara ini juga mendorong komitmen nyata melalui evaluasi digital di akhir kegiatan.

Bagi Pertamina, langkah ini menjadi bagian dari upaya membangun kesadaran kolektif. Bahwa menjaga lingkungan tidak selalu dimulai dari hal besar, tetapi dari kebiasaan sederhana yang dilakukan secara konsisten.

Harapannya, pesan yang dibawa dalam momentum Hari Bumi ini tidak berhenti di ruang acara, tetapi berlanjut ke rumah, tempat kerja, hingga masyarakat luas.