Belajar Jualan Online di IKN, Peserta Gen Matic x Shopee Langsung Praktik

IKN355 Dilihat

Metroikn, Nusantara – Aktivitas peserta langsung terasa hidup sejak pagi di Multifunction Hall Kantor Bersama 1, Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) Nusantara, Jumat (17/04/2026). Produk-produk dipajang, diskusi berjalan aktif, dan sesi tanya jawab berlangsung dinamis dalam kegiatan Gen Matic x Shopee.

Program Generasi Melek Teknologi (Gen Matic) ini mempertemukan pelaku UMKM, kreator, hingga masyarakat umum dalam satu ruang pembelajaran digital. Kegiatan ini merupakan kolaborasi antara Kementerian Ekonomi Kreatif dan Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN), dengan fokus memperkuat keterampilan ekonomi digital.

Peserta tidak hanya mendapatkan materi, tetapi juga langsung praktik. Mulai dari mengelola toko di platform Shopee, menyusun strategi penjualan, hingga membuat konten digital yang relevan untuk meningkatkan performa produk di marketplace.

Deputi Bidang Kreativitas Digital dan Teknologi Kementerian Ekonomi Kreatif, Muhammad Neil El Himam, menyebut kegiatan ini menjadi upaya membuka akses yang lebih luas bagi masyarakat untuk masuk ke ekosistem digital.

“Melalui pelaksanaan kegiatan di Ibu Kota Nusantara ini, kami ingin mendorong agar masyarakat lokal memiliki akses yang sama untuk berkembang dan menjadi bagian dari ekosistem ekonomi digital nasional. Tidak hanya sebagai penjual di platform, tetapi juga dengan memanfaatkan berbagai peluang monetisasi lainnya, termasuk sebagai affiliate, sehingga dapat membuka sumber penghasilan tambahan secara berkelanjutan,” ujar Neil.

Dari sisi daerah, Otorita IKN melihat kegiatan ini sebagai ruang belajar yang konkret bagi masyarakat. Deputi Bidang Sosial, Budaya, dan Pemberdayaan Masyarakat Otorita IKN, Alimuddin, menilai penguatan keterampilan digital menjadi bagian penting dalam mendorong kesejahteraan.

“Jadikanlah kami ruang eksperimen bagi inovasi digital dan kreatif, sehingga kami memiliki bekal ilmu pengetahuan. Kita harus berusaha keluar dari garis kemiskinan, sesuai dengan target kita bahwa Nusantara tidak boleh ada masyarakat yang mengalami kemiskinan. Termasuk dengan kehadiran Shopee, yang mendorong keterampilan kewirausahaan bagi kita hari ini,” ulas Alimuddin.

Materi teknis juga disampaikan langsung oleh Kampus UMKM Shopee Team melalui Mohamad Caesar Elfauza. Ia menekankan pentingnya adaptasi terhadap perkembangan teknologi, khususnya dalam memanfaatkan media sosial sebagai sarana bisnis.

“Kalau kita tidak menyesuaikan diri, kita akan kalah. Jika kita ingin mendapatkan tambahan penghasilan, kita harus beradaptasi dengan memanfaatkan media sosial sebagai platform bisnis digital. Itulah yang dimaksud dengan e-commerce,” jelas Caesar.

Dampak kegiatan ini langsung dirasakan peserta. Salah satunya Yusuf Setia Budi, pelaku UMKM dengan produk Sambal Handil 4, yang mengaku mendapat pemahaman baru dalam mengelola toko digital.

“Sebelumnya produk ini sudah pernah diposting di platform ini, tetapi karena pada saat itu belum tahu, jadi masih ngawur. Dengan adanya kegiatan ini, penulisan deskripsi produk jadi lebih jauh terperinci lagi dan detail sehingga tidak ngawur lagi,” pungkasnya.

Antusiasme peserta yang tinggi sepanjang kegiatan menunjukkan bahwa kebutuhan akan literasi digital semakin nyata. Tidak hanya membuka peluang usaha baru, pemanfaatan teknologi juga mendorong pelaku UMKM untuk lebih siap bersaing di pasar yang lebih luas.