IKN Tambah Investasi Triliunan Rupiah, Sektor Hunian hingga Ritel Dikembangkan

IKN61 Dilihat

Metroikn, Nusantara – Arus investasi di Ibu Kota Nusantara terus menunjukkan tren positif. Terbaru, Otorita Ibu Kota Nusantara menandatangani tiga perjanjian kerja sama baru dengan nilai mencapai sekitar Rp1,27 triliun.

Penandatanganan yang berlangsung di Kantor Balai Kota Otorita IKN, Senin (16/3/2026), melibatkan tiga investor, yakni PT Hauptstadt Indonesia Borneo, PT Starbright International Investment, dan PT Oceans Resto Nusantara.

Selain itu, Otorita Ibu Kota Nusantara juga menandatangani dua adendum kerja sama bersama PT Balikpapan Ready Mix dan PT Citadel Group Indonesia sebagai tindak lanjut dari Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 185/PUU-XXII/2024.

Kepala Otorita Ibu Kota Nusantara, Basuki Hadimuljono, menyebut masuknya investor baru ini akan memperkuat pengembangan ekosistem kawasan, khususnya di Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP).

Ia mengungkapkan, kebutuhan akan sektor pendukung seperti perhotelan, logistik, hingga restoran masih terbuka lebar, seiring berkembangnya kawasan pemerintahan dan pendidikan di Nusantara.

“Kami masih membutuhkan sektor perhotelan, termasuk logistik atau restoran. Apalagi dengan adanya SMA Taruna Nusantara yang akan beroperasi tahun ini, serta mulai dibangunnya kawasan yudikatif dan legislatif,” ujarnya.

Menurutnya, perkembangan tersebut akan menciptakan pusat aktivitas baru yang mendorong pertumbuhan ekosistem perkotaan hingga beberapa tahun ke depan.

Dari sisi investasi, PT Starbright International Investment berencana mengembangkan apartemen suite, kawasan ritel, restoran, serta perkantoran dengan target pembangunan dimulai pada kuartal II 2027.

Sementara itu, PT Hauptstadt Indonesia Borneo akan membangun kafe dengan konsep unik menyerupai pesawat terbang yang dipadukan dengan fasilitas olahraga ringan, dengan target konstruksi dimulai pada kuartal III 2026.

Adapun PT Oceans Resto Nusantara menyiapkan pengembangan restoran seafood yang direncanakan mulai tahap perencanaan pada kuartal II 2026.

Direktur Utama PT Starbright International Investment, Lu Keming, menyampaikan optimisme terhadap prospek investasi di Nusantara.

Ia bahkan menyebut pihaknya akan turut mempromosikan peluang investasi di IKN kepada investor lain, khususnya dari jaringan bisnis internasional.

“Kami optimis Ibu Kota Nusantara akan menjadi kota yang menarik bagi investasi global,” ujarnya.

Dengan tambahan investasi ini, Otorita Ibu Kota Nusantara berharap pengembangan kawasan tidak hanya terfokus pada pembangunan fisik pemerintahan, tetapi juga menciptakan pusat hunian, bisnis, dan aktivitas ekonomi yang terintegrasi.