Hotel Bumi Senyiur Samarinda Terbakar, Terungkap Minimnya Sistem Keamanan Kebakaran

Samarinda68 Dilihat

metroikn, SAMARINDA – Insiden kebakaran di Hotel Bumi Senyiur, Rabu pagi (29/10/2025), membuka mata publik terhadap lemahnya sistem proteksi kebakaran di salah satu hotel mewah di jantung Kota Samarinda. Api yang muncul sekitar pukul 07.15 Wita itu diketahui berasal dari kamar di lantai dua, sebelum menjalar ke ruangan di sebelahnya.

Tim pemadam kebakaran yang tiba tak lama setelah laporan masuk harus bekerja ekstra untuk menguasai situasi. Sekitar satu jam dibutuhkan untuk memadamkan api sepenuhnya dan memastikan seluruh area terdampak aman.

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Samarinda, Hendra AH, menjelaskan bahwa sumber api diduga berasal dari salah satu kamar tamu.

“Kami menerima laporan sekitar pukul 07.15 pagi. Setelah dilakukan penanganan, diketahui titik awal kebakaran berada di lantai dua,” tuturnya di lokasi.

Walau api dapat dikendalikan dalam waktu kurang dari satu jam, kepulan asap pekat sempat menutup hampir seluruh lantai hotel. Proses pendinginan dan evakuasi pun berlangsung hingga satu setengah jam. Seluruh penghuni hotel berhasil dievakuasi dengan selamat, namun satu petugas Damkar mengalami gangguan pernapasan akibat paparan asap.

Usai api padam, pemeriksaan lanjutan justru mengungkap persoalan serius: tidak adanya sistem sprinkler otomatis di dalam gedung. Padahal, peralatan ini merupakan perlindungan dasar bagi bangunan bertingkat.

“Hotel ini rutin kami periksa setiap tahun. Tapi memang masih banyak kekurangan, terutama pada instalasi hidran yang tidak otomatis dan ketiadaan sprinkler,” jelas Hendra.

Ia menegaskan bahwa fasilitas publik seperti hotel dan pusat perbelanjaan wajib memenuhi standar perlindungan kebakaran.

“Ini bukan hanya soal kelengkapan alat, tapi soal keselamatan nyawa banyak orang,” tegasnya.

Hendra juga memastikan pihaknya akan menyusun laporan resmi kepada instansi terkait untuk dilakukan evaluasi menyeluruh terhadap kelayakan sistem keamanan kebakaran di seluruh fasilitas publik di Samarinda.