Dorong Ekonomi Digital, BI Balikpapan Gelar QRIS Jelajah Indonesia 2025

EKOBIS17 Dilihat

metroikn, BALIKPAPAN – Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPwBI) Balikpapan menggelar kegiatan QRIS Jelajah Indonesia (QJI) 2025 sebagai upaya memperluas penggunaan sistem pembayaran digital yang inklusif. Kegiatan yang berlangsung pada 23–24 Agustus 2025 ini melibatkan 30 peserta muda terpilih yang terbagi dalam 10 tim untuk menjelajahi budaya dan destinasi wisata di Balikpapan.

Kepala KPwBI Balikpapan, Robi Ariadi, mengatakan kegiatan tersebut menjadi sarana edukasi sekaligus promosi budaya lokal. “Animo masyarakat melebihi ekspektasi kami. Lebih dari 70 content creator muda mendaftar, dan sebanyak 30 peserta kami libatkan langsung untuk menjalankan berbagai misi seputar sistem pembayaran digital dan budaya,” ujarnya, Senin (25/8/2025).

Dalam kompetisi ini, peserta ditantang menyelesaikan lima misi yang berkaitan dengan sistem pembayaran digital, perlindungan konsumen, hingga promosi budaya. Mereka berkesempatan mengeksplorasi Pasar Inpres Kebun Sayur, belajar membatik di Batik Shaho, hingga mempelajari tarian Suku Dayak. Semua aktivitas dilakukan dengan sistem transaksi non-tunai, mulai dari transportasi umum, belanja di UMKM, hingga retribusi di Pelabuhan Semayang.

Robi menjelaskan, QJI 2025 tidak hanya menjadi kampanye penggunaan QRIS, tetapi juga medium untuk mendorong inklusi ekonomi digital hingga ke sektor informal. “Melalui kegiatan ini kami ingin menunjukkan bahwa transaksi non-tunai bisa menjadi bagian dari pengalaman berwisata sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi lokal,” katanya.

Hingga Juli 2025, kinerja QRIS di wilayah kerja KPwBI Balikpapan mencatat hasil positif. Target volume transaksi sebesar 30,11 juta telah terlampaui dengan realisasi 33,1 juta transaksi atau 109,96 persen. Dari sisi merchant, target 24.265 merchant baru juga terlewati, dengan pencapaian 28.045 merchant atau 115,56 persen. Total merchant QRIS di wilayah ini mencapai 251.654.

Sementara itu, jumlah pengguna QRIS di Kalimantan Timur hingga Juli 2025 mencapai 819.281 pengguna dari target 831.298 pengguna tahun ini. Sekitar 50 persen di antaranya berada di Balikpapan, Penajam Paser Utara, dan Paser.

Selain domestik, Bank Indonesia juga memperluas layanan QRIS lintas negara. Per 17 Agustus 2025, QRIS Cross Border Jepang resmi diluncurkan sebagai negara mitra keempat setelah Thailand, Malaysia, dan Singapura. Dengan inovasi ini, wisatawan Jepang dapat bertransaksi di Indonesia menggunakan aplikasi pembayaran asal Jepang, begitu pula sebaliknya.

“Inovasi QRIS Cross Border memperkuat konektivitas keuangan regional sekaligus mendukung pariwisata dan perdagangan. Prinsipnya, transaksi harus Cepat, Mudah, Murah, Aman, dan Andal atau CeMuMuAH,” tutur Robi.

Melalui rangkaian program ini, Bank Indonesia berharap ekosistem keuangan digital terus berkembang selaras dengan transformasi digital, sekaligus memperkuat identitas budaya dan ekonomi daerah.