Metroikn, Samarinda – Wali Kota Samarinda Andi Harun membantah spekulasi yang mengaitkan dirinya dengan bursa Pemilihan Gubernur Kalimantan Timur 2030.
Ia menegaskan saat ini fokus utamanya adalah menyelesaikan amanah memimpin Kota Samarinda.
“Bagi saya tidak etis atau kurang pantas di saat masih ada waktu yang begitu panjang sudah memikirkan tangga selanjutnya. Demi Allah, ini pikiran dalam hati saya yang saya sampaikan,” kata Andi Harun.
Politikus Partai Gerindra itu menegaskan belum memikirkan langkah politik di luar jabatannya saat ini. Menurutnya, kepercayaan yang diberikan masyarakat Samarinda harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab.
“Di saat saya masih melaksanakan tugas panjang, masyarakat Samarinda yang memberi saya amanah hari ini, itulah fokus saya. Saya sama sekali belum memikirkan yang lain,” ujarnya.
Andi Harun mengaku tidak mudah terpengaruh oleh berbagai dorongan agar maju pada kontestasi tingkat provinsi. Pengalamannya selama lebih dari 30 tahun di dunia politik membuatnya memahami bahwa setiap dinamika politik selalu disertai kepentingan tertentu.
Dalam kesempatan itu, ia juga menyinggung tingginya biaya politik yang, menurutnya, dapat memicu praktik penyalahgunaan wewenang.
“Kalau ada orang maju dengan memakai biaya berlebih-lebihan, ujung-ujungnya korupsi. Bohong kalau dia tidak memikirkan bagaimana mengembalikan modal,” ucapnya.
Selain alasan politik, Andi Harun menyebut keluarga menjadi pertimbangan penting. Ia mengungkapkan anak-anaknya meminta agar dirinya mulai mengurangi aktivitas politik dan meluangkan lebih banyak waktu bersama keluarga.
“Anak saya sudah meminta, sudah cukup. Bapak sudah lebih dari 30 tahun bersama publik. Kapan waktunya bersama kami?” ungkapnya.
Andi Harun menegaskan bahwa jabatan Wali Kota Samarinda merupakan pencapaian politik yang sangat besar baginya. Karena itu, ia memilih menghormati mandat masyarakat dan menuntaskan tugas yang sedang diemban.
“Saya mencapai karier politik menjadi wali kota itu sudah prestasi yang sangat besar. Intinya hari ini saya tidak berpikiran apa pun karena saya menghormati pilihan masyarakat,” pungkasnya.









