Truk Tangki BBM Diduga Rem Blong Tabrak 3 Motor di Projakal Balikpapan, 1 Tewas

METROPOLIS48 Dilihat

Metroikn, Balikpapan – Kecelakaan lalu lintas maut terjadi di Jalan Projakal, tepatnya di KM 5, kawasan Batu Ampar, Balikpapan Utara, Kamis (2/7/2026) pagi. Sebuah truk tangki pengangkut bahan bakar minyak (BBM) diduga mengalami rem blong hingga menabrak tiga sepeda motor di jalur berlawanan.

Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 09.30 Wita itu mengakibatkan satu pengendara meninggal dunia, sementara satu korban lainnya mengalami luka-luka dan harus mendapat perawatan medis.

Truk Mercedes Benz Axor bernomor polisi KB 8845 SG yang dikemudikan H (32) saat itu tengah melaju dari arah Hotel Platinum menuju Pelabuhan Ferry Kariangau dengan membawa muatan BBM milik PT Elnusa Petrofin.

Saat melintasi jalan menurun di depan Gudang LJR Logistik, kendaraan diduga mengalami gangguan pada sistem pengereman.

“Sesampainya di depan Gudang LJR Logistik, kendaraan masuk ke jalur kanan, pengemudi berusaha membanting setir kembali ke kiri, namun kendaraan keluar jalur,” demikian keterangan dalam laporan kepolisian.

Truk kemudian menabrak lampu penerangan jalan umum (PJU) dan pohon, sebelum akhirnya menghantam tiga sepeda motor yang datang dari arah berlawanan.

Tiga motor yang terlibat masing-masing Honda Vario KT 6115 AQ, Yamaha Fazio KT 6253 BBS, dan Honda Beat KT 2615 HK.

Akibat benturan keras, pengendara Honda Vario, M Pairin (66), dinyatakan meninggal dunia setelah sempat dirawat di RS Kanudjoso. Sementara pengendara Yamaha Fazio mengalami luka-luka, dan satu korban lainnya dilaporkan selamat tanpa luka serius.

Polisi memperkirakan kerugian material mencapai sekitar Rp10 juta. Dari hasil awal penyelidikan, kecelakaan diduga kuat dipicu faktor kelalaian pengemudi yang kurang berhati-hati saat melintas di jalan menurun dengan muatan berat.

“Pengemudi kendaraan R10 kurang berhati-hati membawa muatan berat saat melintasi jalan menurun,” kata petugas dalam laporan awal Satlantas Polresta Balikpapan.

Saat ini, polisi telah melakukan olah TKP, mengamankan barang bukti, serta memeriksa saksi dan pengemudi truk. Penyelidikan masih terus dilakukan untuk memastikan penyebab pasti kecelakaan.