Terpilih Kembali Pimpin LPADKT Balikpapan, Nasion Lasung Siapkan SDM Lokal Sambut IKN

METROPOLIS30 Dilihat

Metroikn, Balikpapan – Peluang besar yang dibawa pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) menjadi fokus utama kepengurusan baru Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Laskar Pemuda Adat Dayak Kalimantan (LPADKT) Kota Balikpapan. Setelah kembali dipercaya memimpin organisasi untuk periode 2026–2031, Nasion Lasung menegaskan komitmennya menyiapkan sumber daya manusia (SDM) lokal agar mampu bersaing di tengah derasnya investasi dan masuknya perusahaan ke Kalimantan Timur.

Nasion terpilih secara aklamasi dalam Musyawarah Cabang (Muscab) III DPC LPADKT Balikpapan yang digelar di MaxOne Hotel, Minggu (26/7/2026). Keputusan tersebut diambil melalui sidang pleno yang melibatkan enam pengurus ranting se-Kota Balikpapan.

Menurut Nasion, pembangunan IKN tidak boleh hanya menjadi peluang bagi pihak luar. Masyarakat lokal, khususnya generasi muda Dayak di Balikpapan, harus mampu mengambil peran melalui peningkatan kualitas SDM maupun penguatan sektor ekonomi.

“Kita ingin warga lokal mendapat kesempatan, baik sebagai pekerja maupun sebagai penyuplai kebutuhan bahan yang diperlukan dalam pembangunan IKN,” katanya.

Ia menjelaskan, pengurus baru akan mendorong bidang ekonomi organisasi untuk memetakan potensi anggota sesuai kompetensi yang dimiliki. Langkah tersebut dilakukan agar kader LPADKT memiliki kesiapan menghadapi kebutuhan tenaga kerja di berbagai sektor.

“Hampir separuh anggota kita berpendidikan S1. Mereka memiliki kemampuan untuk bersaing, tinggal bagaimana kesempatan itu bisa dibuka dan difasilitasi,” ujarnya.

Selain penguatan SDM, Nasion juga menilai posisi Balikpapan sebagai kota penyangga IKN menuntut organisasi masyarakat untuk ikut menjaga stabilitas daerah. Karena itu, LPADKT akan memperkuat sinergi dengan Pemerintah Kota Balikpapan, TNI, dan Polri.

“Karena kita berada di kota penyangga IKN, kita harus bersinergi dengan kepolisian, TNI, dan pemerintah daerah. Kami siap bersama-sama menjaga kondusivitas Kota Balikpapan,” tegasnya.

Ia mengakui masih terdapat sejumlah kekurangan selama kepengurusan sebelumnya. Pada periode kedua ini, pembenahan organisasi menjadi salah satu prioritas, mulai dari penguatan struktur kepengurusan hingga peningkatan kualitas program kerja.

“Tentu masih banyak yang harus diperbaiki dari lima tahun sebelumnya. Itu akan menjadi evaluasi kami agar organisasi semakin baik ke depan,” katanya.

Sementara itu, Bendahara Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) LPADKT, Didil, yang mewakili Ketua Umum DPP LPADKT A. Vendy Meru, berharap kepengurusan baru mampu membawa organisasi semakin berperan di tengah perkembangan Balikpapan sebagai daerah penyangga IKN.

Menurutnya, seluruh kader harus tetap berpegang pada nilai dasar organisasi yang dikenal dengan prinsip 5K, yakni Kebersamaan, Keluargaan, Kepedulian, Kekompakan, dan Ke-happy-an.

“Organisasi kita mengutamakan kebersamaan di atas perbedaan. Semboyan kita adalah ‘Damai Itu Indah’ yang harus terus kita gaungkan,” ujarnya.

Ia juga mengingatkan agar LPADKT menjadi organisasi yang memberi manfaat bagi masyarakat, sekaligus terus membangun kerja sama dengan pemerintah, TNI, dan Polri dalam menjaga keamanan daerah.

“Jadilah organisasi yang disegani, bukan ditakuti. LPADKT harus terus bersinergi untuk menjaga kondusivitas wilayah,” katanya.

Di sisi lain, Ketua Panitia Muscab, Randy W., mengatakan musyawarah cabang merupakan agenda organisasi yang digelar sebagai bagian dari evaluasi sekaligus penentuan arah kepengurusan lima tahun ke depan.

Ia berharap kepengurusan yang baru mampu mengutamakan kepentingan masyarakat serta menjaga keberlangsungan organisasi.

“Kami berharap siapa pun yang memimpin dapat mengedepankan kepentingan bersama, jujur, dan menjaga keberlanjutan organisasi LPADKT di Balikpapan,” pungkasnya.