Metroikn, Samarinda – Keterbatasan anggaran tak menjadi alasan bagi Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Samarinda untuk menurunkan kesiapsiagaan. Di Lapangan Bola Tridaya, Rabu (29/8/2026) pagi, puluhan personel Linmas tetap digembleng dalam pelatihan dasar mitigasi kebencanaan sebagai upaya memperkuat kesiapan menghadapi situasi darurat di lapangan.
Pelatihan ini menyasar 40 personel Satgas Perlindungan Masyarakat (Linmas) dan menjadi bagian dari penguatan kapasitas menghadapi potensi bencana seperti banjir, tanah longsor, hingga kebakaran yang sewaktu-waktu dapat terjadi di Kota Tepian.
Kasatpol PP Kota Samarinda, Anis Siswantini, menegaskan bahwa pelatihan tersebut bukan sekadar agenda rutin, melainkan kebutuhan mendesak agar personel benar-benar siap ketika kondisi darurat terjadi.
“Kami melatih petugas Satgas Linmas supaya pada saat penanganan mereka cakap dan terampil. Kemampuan itu harus selalu diasah agar siap menghadapi ketidakpastian kondisi kebencanaan di Samarinda,” ujar Anis.
Menariknya, kegiatan ini digelar tanpa dukungan anggaran khusus. Namun hal itu tidak mengurangi semangat jajaran Satpol PP untuk tetap menjalankan fungsi mitigasi di lapangan.
“Tanpa anggaran pun Satpol PP Kota Samarinda siap bersinergi. Kami tidak ‘mati gaya’ dengan ketiadaan anggaran. Bagaimanapun, anggota harus tetap terlatih untuk melakukan mitigasi dan membantu masyarakat,” tegasnya.
Selain Linmas, personel dari bidang Ketentraman dan Ketertiban Umum (Trantibum) juga ikut dilibatkan. Langkah ini dilakukan untuk memperkuat koordinasi antarbidang dalam menghadapi situasi kebencanaan secara terpadu.
Anis juga menekankan bahwa peran Satpol PP tidak hanya sebatas penertiban, tetapi juga mencakup fungsi deteksi dini, pencegahan dini, hingga mitigasi bencana yang dijalankan bersama perangkat daerah lainnya.
“Harapannya masyarakat tahu bahwa kami hadir bersama perangkat daerah terkait untuk urusan kebencanaan. Kami ingin anggota betul-betul terampil menghadapi tantangan di lapangan demi pelayanan terbaik bagi warga Samarinda,” pungkas Anis.









