Satgas Damai Cartenz Rangkul Jurnalis, Papua Dijaga Lewat Jalur Informasi

TNI/POLRI18 Dilihat

Metroikn, Jayapura – Di tengah upaya menjaga stabilitas keamanan di Papua, Satgas Humas Operasi Damai Cartenz-2026 memilih jalur yang lebih cair: merapat ke ruang diskusi bersama insan pers. Sabtu (25/4) lalu, suasana berbeda terlihat di Resto Wong Solo, Jayapura, saat aparat dan jurnalis duduk semeja dalam agenda silaturahmi dan makan bersama.

Sekitar 30 wartawan dari berbagai media lokal Papua hadir dalam pertemuan yang dipimpin Kasatgas Humas Operasi Damai Cartenz-2026, Kombes Pol. Yusuf Sutejo, S.I.K., M.T. Agenda ini tak sekadar seremoni, tetapi menjadi ruang konsolidasi informasi di tengah dinamika pemberitaan Papua yang kerap sensitif.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada rekan-rekan media yang selama ini telah menjadi mitra strategis dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat secara berimbang dan konstruktif,” ujar Kombes Pol Yusuf Sutejo.

Ia menegaskan, peran media tidak bisa dipisahkan dari upaya menjaga stabilitas informasi di Papua. Karena itu, pola komunikasi terbuka dan kolaboratif dinilai menjadi kebutuhan, bukan sekadar pilihan.

Di sela pertemuan, diskusi mengalir ringan namun substansial. Dinamika pemberitaan di Papua, tantangan lapangan, hingga peran media dalam menjaga suasana kamtibmas yang kondusif menjadi topik yang dibahas tanpa sekat formalitas.

“Melalui kegiatan ini, kami ingin membangun komunikasi yang lebih erat dan terbuka dengan rekan-rekan jurnalis,” katanya.

Dari tingkat operasional, Kepala Operasi Damai Cartenz Irjen Pol. Dr. Faizal Ramadhani, S.Sos., S.I.K., M.H., menegaskan bahwa media merupakan bagian penting dari ekosistem operasi keamanan di Papua.

“Media memiliki peran strategis dalam menyampaikan informasi yang akurat dan menyejukkan kepada masyarakat. Kami berharap kerja sama ini terus diperkuat demi menjaga stabilitas kamtibmas di Papua,” ujarnya.

Senada, Wakil Kepala Operasi Damai Cartenz Kombes Pol Adarma Sinaga, S.I.K., M.Hum., menyebut kolaborasi aparat dan media sebagai faktor penentu dalam membangun kepercayaan publik.

“Kolaborasi yang baik antara Satgas dan media akan berdampak positif dalam membangun kepercayaan publik serta menjaga situasi tetap aman dan damai,” katanya.

Pertemuan itu ditutup dengan harapan yang sama: hubungan yang lebih solid antara Satgas Operasi Damai Cartenz-2026 dan insan pers, sebagai bagian dari upaya menjaga Papua tetap aman, stabil, dan kondusif.