Menjelang Libur Panjang, Disporapar Balikpapan Tekankan Aspek Keselamatan di Tempat Wisata

METROPOLIS55 Dilihat

Metroikn, Balikpapan – Menjelang libur sekolah semester genap atau libur kenaikan kelas yang diperkirakan berlangsung mulai pertengahan Juni hingga awal Juli 2026, Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) Kota Balikpapan mulai memperingatkan pengelola objek wisata agar tidak mengabaikan aspek keamanan dan keselamatan pengunjung.

Antisipasi itu dilakukan seiring potensi meningkatnya kunjungan wisatawan selama musim liburan, khususnya di kawasan wisata keluarga, pantai, hingga pusat hiburan yang menjadi tujuan favorit masyarakat dan pelajar.

Kepala Disporapar Balikpapan, Ratih Kusuma, mengatakan pihaknya terus berkoordinasi dengan pengelola destinasi wisata agar aktivitas liburan tetap berjalan aman dan nyaman bagi masyarakat.

“Menjelang liburan sekolah tentunya kami akan berkomunikasi dengan seluruh pengelola wisata bagaimana menerapkan keamanan dan keselamatan di objek wisata,” ujarnya usai mengikuti upacara Hari Lahir Pancasila di Halaman Balaikota Balikpapan, Senin (1/6/2026).

Menurut Ratih, perhatian tidak hanya difokuskan pada area wisata umum, tetapi juga terhadap berbagai atraksi dan wahana yang memiliki risiko tertentu bagi pengunjung.

“Kalau ada atraksi-atraksi di objek wisata, mohon diinformasikan dengan baik kepada pengunjung supaya mereka mengetahui standar operasional prosedurnya,” katanya.

Ia mencontohkan aktivitas wisata seperti arung jeram maupun wahana permainan tertentu wajib disertai penjelasan lengkap terkait prosedur keselamatan sebelum digunakan wisatawan.

Selain itu, Disporapar juga meminta pengelola objek wisata memperkuat koordinasi dengan instansi terkait guna memastikan pengawasan berjalan optimal selama lonjakan kunjungan liburan sekolah.

Terkait fasilitas wisata di Pantai Manggar, Ratih menyebut saat ini pemerintah masih fokus pada pemeliharaan sarana yang telah tersedia dan belum melakukan penambahan fasilitas baru.

“Sementara hanya perawatan,” ucapnya.

Disinggung soal potensi peningkatan jumlah wisatawan, Ratih memperkirakan pusat perbelanjaan dan objek wisata tetap menjadi tujuan utama masyarakat selama masa libur sekolah.

“Kalau dilihat anak-anak sekolah pastinya ke pusat perbelanjaan dan objek wisata,” katanya.

Menurutnya, lonjakan pengunjung saat musim liburan menjadi evaluasi rutin pemerintah kota setiap tahun, terutama dalam memastikan keamanan, kenyamanan, dan keselamatan wisatawan tetap terjaga.

“Yang paling penting bagaimana keamanan dan keselamatan pengunjung lebih disosialisasikan dan diinformasikan dengan baik,” pungkasnya.