ASUS ExpertBook Ultra Resmi Diperkenalkan, Bawa Performa AI dan Layar Tandem OLED 14 Inci

TEKNO357 Dilihat

Metroikn, Pontianak – Persaingan laptop bisnis kelas premium semakin mengarah pada kemampuan kecerdasan buatan (AI), efisiensi daya dan mobilitas. ASUS membawa pendekatan tersebut melalui ExpertBook Ultra, laptop bisnis flagship yang mengandalkan prosesor generasi terbaru, NPU hingga 50 TOPS serta layar Tandem OLED.

ASUS memosisikan ExpertBook Ultra sebagai penantang laptop flagship di kelas bisnis premium, termasuk Lenovo ThinkPad X1 Carbon Gen 13 Aura Edition, Dell Latitude 7450 Premium, HP EliteBook Ultra G1i AI 14 hingga Apple MacBook Air M4 13 inci.

Dalam perbandingan yang disampaikan ASUS, ExpertBook Ultra menawarkan sejumlah keunggulan pada aspek layar, touchpad, kapasitas baterai, grafis terintegrasi dan kemampuan AI.

Untuk layar, perangkat ini menggunakan panel Tandem OLED 14 inci dengan resolusi 3K, refresh rate hingga 120Hz dan tingkat kecerahan HDR peak mencapai 1.400 nits. ASUS menyebut teknologi tersebut dirancang untuk menjaga visibilitas layar ketika perangkat digunakan di lingkungan dengan pencahayaan tinggi.

Dari sisi mobilitas, ExpertBook Ultra membawa baterai berkapasitas 70 Wh dengan klaim masa aktif hingga 26 jam. Pengisian cepat juga memungkinkan baterai mencapai 50 persen dalam waktu sekitar 30 menit.

Bobot perangkat dibuat ringan dengan varian POLED sekitar 0,99 kilogram, sementara varian Tandem OLED berbobot sekitar 1,09 kilogram.

Namun, salah satu fokus utama ASUS ada pada kemampuan pemrosesan AI.

ExpertBook Ultra ditawarkan dengan prosesor hingga Intel Core Ultra X9 388H yang dipadukan dengan Neural Processing Unit (NPU) hingga 50 TOPS. Menurut Commercial Director ASUS Indonesia, Eric Khoven, kemampuan tersebut memungkinkan sejumlah pekerjaan berbasis AI dijalankan langsung pada perangkat.

“Sebagai fondasi era baru Copilot+ PC, ASUS ExpertBook Ultra mengandalkan prosesor hingga Intel Core Ultra X9 Processor 388H generasi terbaru yang dipadukan dengan Neural Processing Unit atau NPU yang mampu menghasilkan performa hingga 50 Trillion Operations Per Second (TOPS),” kata Eric.

Kemampuan tersebut dimanfaatkan melalui sejumlah fitur AI ASUS, termasuk AI ExpertMeet untuk transkripsi dan penerjemahan serta optimalisasi kamera secara langsung.

ASUS juga membekali perangkat dengan kemampuan AI lokal melalui tools yang disebut Zenni Claw. Dengan dukungan RAM hingga 64 GB LPDDR5x, perangkat diklaim dapat menjalankan sejumlah model AI secara lokal tanpa harus selalu bergantung pada koneksi internet.

Pada sektor grafis, ExpertBook Ultra menggunakan integrated GPU hingga Intel Arc B390 dengan 12 Xe Cores. ASUS mengklaim performanya dapat mencapai sekitar 35 persen lebih tinggi dibanding GPU diskrit NVIDIA RTX 4050 dengan TGP 30W dalam pengujian 3DMark Time Spy.

Selain performa, ASUS juga menempatkan keamanan sebagai salah satu aspek utama laptop bisnis tersebut.

ExpertBook Ultra dilengkapi ASUS ExpertGuardian, ASUS Security Processor, TPM 2.0, Microsoft Pluton, sensor sidik jari serta kamera dengan penutup fisik. Perangkat juga dirancang memenuhi standar MIL-STD-810H untuk ketahanan terhadap berbagai kondisi penggunaan.

Dari sisi penyimpanan, laptop ini mendukung SSD M.2 PCIe Gen 5.0 x4 NVMe hingga 2 TB. ASUS juga menyediakan opsi SSD dengan dukungan OPAL 2.0 Self-Encrypting Drive untuk kebutuhan keamanan data.

Sementara itu, desain perangkat menggunakan material magnesium-aluminium dengan teknologi ASUS Nano Ceramic. Varian Tandem OLED memiliki ketebalan sekitar 1,09 sentimeter dengan bobot 1,09 kilogram.

ASUS juga mengembangkan sistem pendinginan ExpertCool Pro untuk menjaga performa prosesor saat digunakan dalam beban kerja tinggi. Sistem tersebut dipadukan dengan kipas dan heatsink berukuran tipis yang dirancang untuk mempertahankan kinerja tanpa membuat perangkat terlalu bising.

Eric mengatakan kemampuan tersebut ditujukan untuk kebutuhan profesional yang menjalankan berbagai pekerjaan secara bersamaan.

“Jika dihadapkan pada skenario multitasking korporat, seperti rapat maraton via Teams sembari mengolah ribuan baris data di Excel dan melakukan supervisi ratusan halaman laporan PowerPoint, ASUS ExpertBook Ultra dapat menjalankannya tanpa masalah,” ujarnya.

Dengan kombinasi prosesor terbaru, NPU 50 TOPS, layar Tandem OLED, baterai 70 Wh dan bobot sekitar satu kilogram, ASUS ExpertBook Ultra diarahkan untuk pengguna bisnis yang membutuhkan perangkat ringan tetapi tetap mampu menangani pekerjaan komputasi dan AI.

Perangkat tersebut hadir dalam beberapa konfigurasi prosesor, memori dan layar, dengan pilihan sistem operasi Windows 11 Pro maupun Windows 11 Home sesuai kebutuhan pengguna.