Cegah Kanker Serviks, Pemkot Balikpapan Fasilitasi Vaksin HPV untuk ASN dan Keluarga

Balikpapan, KALTIM41 Dilihat

Metroikn, Balikpapan – Bagi Aan Nurdiana, vaksinasi HPV bukan sekadar agenda peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-55 Korps Pegawai Republik Indonesia (KORPRI). Perempuan berusia 32 tahun itu baru pertama kali menerima vaksin HPV, yang dinilainya penting untuk menjaga kesehatan perempuan.

Aan, warga Kelurahan Sepinggan Raya yang bekerja di Dinas Perumahan dan Permukiman (Disperkim) Balikpapan, mengikuti vaksinasi HPV dosis pertama di Aula Pemkot Balikpapan, Senin (26/10/2026).

“Karena ini vaksin HPV pertama kali, jadi disuntik saja di bagian lengan. Lumayan,” ujar Aan saat ditemui usai melakukan vaksinasi.

Ia mengatakan keikutsertaannya juga menjadi bagian dari upaya meramaikan rangkaian HUT KORPRI ke-55. Namun, menurutnya, vaksinasi tersebut memberikan manfaat langsung bagi kesehatan perempuan.

“Ini kan acaranya ulang tahun KORPRI ke-55, kebetulan saya ikut meramaikan. Ini untuk kesehatan kita juga, ya sebagai perempuan,” katanya.

Aan mengaku mengetahui pentingnya vaksin HPV dari berbagai bacaan, termasuk berita dan artikel kesehatan. Ia pun bersedia mengikuti rangkaian vaksinasi hingga dosis berikutnya.

“Kalau saya biasanya karena baca-baca saja, dari berita-berita, artikel-artikel kesehatan. HPV ini kan penting juga untuk kesehatan kita sebagai perempuan,” tuturnya.

Vaksinasi Dosis 1, Dosis Berikutnya Desember

Pemerintah Kota Balikpapan memfasilitasi vaksinasi Human Papillomavirus (HPV) bagi aparatur sipil negara (ASN) dan keluarga ASN sebagai bagian dari rangkaian HUT ke-55 KORPRI.

Manajemen Klinik KORPRI Balikpapan, Apt. Dra. P. Triwulaningsih, M.Kes, mengatakan pihaknya menyiapkan tenaga kesehatan untuk mendukung pelaksanaan vaksinasi tersebut.

“Kami dari Klinik KORPRI mempersiapkan tim. Satu orang dokter, kemudian dua orang vaksinator, dan satu orang tenaga administrasi untuk mendukung kegiatan hari ini,” kata Triwulaningsih.

Menurutnya, pelaksanaan vaksinasi pada 26 Oktober 2026 di Aula Pemkot Balikpapan diperkirakan diikuti sekitar 250 peserta. Klinik KORPRI menyiapkan satu tim untuk kegiatan tersebut, sementara tim lainnya berasal dari Dinas Kesehatan.

Peserta yang mengikuti program ini telah melalui proses pendaftaran dan skrining mandiri. Sasaran vaksinasi mencakup ASN dan anggota keluarganya dengan rentang usia 15 hingga 45 tahun.

“Di link pendaftaran itu sudah ada skrining mandiri. Kriterianya umur 15 sampai 45 tahun. Terdiri dari ASN dan keluarganya. Jadi bisa anak, adik, kakak, seperti itu,” jelasnya.

Triwulaningsih menerangkan, peserta berusia di atas 15 tahun yang mengikuti skema tiga dosis perlu menuntaskan seluruh tahapan sesuai jadwal. Dosis pertama diberikan pada hari pelaksanaan, dosis kedua sekitar dua bulan kemudian, sedangkan dosis ketiga pada bulan keenam.

“Jadi hari ini pelaksanaan untuk dosis satu. Dua bulan kemudian, sekitar Desember, dosis kedua. Kemudian bulan keenam, sekitar Maret-April nanti, dosis ketiga. Jadi kita pakai sistem 0-2-6,” ujarnya.

Ia menyebut vaksinasi HPV juga dapat diberikan kepada kelompok usia yang lebih tua setelah berkonsultasi dengan tenaga kesehatan. Sementara itu, program vaksinasi HPV pemerintah untuk anak sekolah memiliki skema berbeda, termasuk pemberian satu dosis bagi sasaran tertentu.

Triwulaningsih memastikan Klinik KORPRI akan mendukung pelaksanaan dosis lanjutan bagi peserta yang mengikuti program tersebut.

“Karena kegiatan ini dari pengurus pusat KORPRI, kami di Balikpapan selalu dilibatkan untuk bertugas. Alhamdulillah, kami siap mendukung untuk ikut serta dalam rangka meningkatkan kesehatan masyarakat Kota Balikpapan,” katanya.

Pemkot Balikpapan juga menyebut vaksinasi HPV sebagai salah satu upaya mengurangi risiko kanker serviks atau kanker leher rahim. Vaksin membantu melindungi tubuh dari tipe HPV yang menjadi penyebab utama kanker serviks.

Asisten III Pemkot Balikpapan, Sri Juliarty, mengingatkan bahwa vaksinasi perlu diimbangi edukasi kesehatan dan pemeriksaan sesuai anjuran tenaga medis.

“Edukasi kesehatan dan pemeriksaan sesuai anjuran tenaga medis, termasuk skrining berdasarkan usia dan rekomendasi tenaga kesehatan, tetap penting dilakukan, termasuk bagi mereka yang telah menerima vaksin,” ujarnya.

Pemkot juga mengajak ASN perempuan dan anggota keluarga yang memenuhi persyaratan untuk memanfaatkan program tersebut serta berkonsultasi dengan tenaga medis mengenai manfaat, persyaratan, dan jadwal vaksinasi.

Program vaksinasi HPV ini menjadi bagian dari rangkaian HUT ke-55 KORPRI yang mengusung tema “55 Tahun KORPRI Bergerak, Berkarya, Wujudkan ASTA CITA”. Melalui kegiatan tersebut, akses pencegahan kanker serviks diharapkan dapat semakin mudah dijangkau ASN dan keluarga di Balikpapan.