48 Mahasiswa Jadi Penghuni Perdana Kampus Gunadarma di IKN

IKN27 Dilihat

Metroikn, Nusantara – Aktivitas perkuliahan mulai berjalan di Ibu Kota Nusantara (IKN). Sebanyak 48 mahasiswa menjadi angkatan pertama Universitas Gunadarma IKN yang memulai pendidikan tinggi di kampus tersebut.

Mereka mengambil delapan program studi, yakni Teknik Sipil, Sistem Informasi, Manajemen, Akuntansi, Psikologi, Arsitektur, Ilmu Komunikasi dan Informatika.

Kehadiran mahasiswa angkatan perdana ini sekaligus menempatkan Universitas Gunadarma sebagai universitas pertama yang beroperasi di Nusantara.

Kepala Otorita IKN Basuki Hadimuljono menyambut langsung mahasiswa tersebut dalam kuliah umum di Gedung N1 Universitas Gunadarma IKN, Senin (28/9/2026).

Basuki mengatakan kehadiran perguruan tinggi menjadi bagian penting dalam melengkapi ekosistem pendidikan di IKN, yang nantinya mencakup jenjang pendidikan dari tingkat anak usia dini hingga perguruan tinggi.

“Dengan adanya Gunadarma, ini (perguruan tinggi) akan melengkapi ekosistem pendidikan dari PAUD, SD, SMP, SMA, hingga universitas. Mudah-mudahan ekosistem perkotaan di IKN akan makin lengkap,” kata Basuki.

Bagi IKN, masuknya mahasiswa ke kampus Gunadarma bukan hanya soal bertambahnya fasilitas pendidikan. Aktivitas perkuliahan juga menjadi bagian dari proses membentuk kehidupan kota yang mulai tumbuh di Nusantara.

Universitas Gunadarma IKN sendiri dikembangkan melalui kolaborasi dengan Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI) dan Otorita IKN. Kerja sama tersebut tidak hanya menyasar pendidikan umum, tetapi juga pengembangan pendidikan kedokteran, kesehatan dan riset.

Salah satu rencana yang disiapkan adalah pendirian Program Studi di Luar Kampus Utama (PSDKU) Kedokteran Universitas Gunadarma di IKN dengan pendampingan FKUI.

Selain itu, ketiga pihak juga mengembangkan konsep One Health yang menghubungkan aspek kesehatan manusia, hewan dan lingkungan.

Rektor Universitas Gunadarma E.S. Margianti mengatakan pengembangan kampus di IKN akan dilakukan secara bertahap. Gedung N1 yang saat ini digunakan untuk kegiatan perkuliahan merupakan bagian dari tiga bangunan kampus yang direncanakan terus dikembangkan.

“Kami bersama FKUI dan Otorita IKN akan bersama-sama mengupayakan pengembangan PSDKU untuk program studi kedokteran di IKN. Dan tentu saja, kampus N1 itu ada tiga bangunan yang ke depannya akan terus dilanjutkan. Di Jakarta, program kedokteran kami sudah terakreditasi unggul, yang baru ini juga harus berkembang dan terakreditasi unggul,” ujar Margianti.

Dekan FKUI Anna Rozaliani mengatakan pengembangan pendidikan di IKN juga membuka peluang bagi kegiatan penelitian yang langsung bersentuhan dengan kehidupan masyarakat.

Menurut Anna, IKN dapat dikembangkan sebagai living laboratory untuk menguji dan mengembangkan berbagai gagasan di bidang pendidikan, kesehatan, teknologi dan inovasi.

“Ini luar biasa potensinya, kita perlu memikirkan ini kekuatan besar untuk Indonesia. Kita tidak hanya membangun institusi, tetapi juga ekosistem. Mudah-mudahan di IKN kita dapat bekerja sama dalam penelitian living laboratory yang mencakup pendidikan, penelitian, dan inovasi, sehingga menjawab permasalahan masyarakat,” ujar Anna.

Di antara 48 mahasiswa angkatan pertama itu, lima orang merupakan masyarakat lokal yang mendapatkan beasiswa Universitas Gunadarma.

Salah satunya Muhammad Latif, mahasiswa Teknik Sipil asal Penajam Paser Utara. Ia menyebut mahasiswa angkatan pertama memiliki posisi berbeda karena menjadi kelompok pertama yang merasakan langsung perkuliahan di kampus Gunadarma IKN.

“Kami menjadi salah satu angkatan yang menjadi role model bagi adik kelas ke depannya. Rencana kami di bidang akademik tentu ingin mendapatkan IPK 4 dan menjadi salah satu inovator muda yang dapat berkontribusi besar di Indonesia, terutama di daerah Ibu Kota Nusantara,” ujar Latif.

Kuliah umum perdana tersebut digelar secara hybrid dan disiarkan melalui UGTV. Selain di IKN, kegiatan diikuti mahasiswa dan peserta dari kampus Universitas Gunadarma di Jakarta, Bekasi, Tangerang dan Depok, serta kampus UBE di Perancis.

Hadir dalam agenda tersebut Rektor Universitas Gunadarma E.S. Margianti, Dekan FKUI Anna Rozaliani dan perwakilan sejumlah perguruan tinggi mitra.

Masuknya 48 mahasiswa ke kampus Gunadarma menjadi salah satu penanda bahwa ekosistem pendidikan di IKN mulai bergerak dari tahap pembangunan fasilitas menuju aktivitas akademik. Dari angkatan pertama inilah, pengembangan pendidikan, riset dan inovasi di Nusantara akan mulai diuji melalui kehidupan kampus sehari-hari.