Warga Pilih Pulang dari Tahura Bukit Soeharto Usai Diberi Pemahaman Otorita IKN

IKN27 Dilihat

Metroikn, Nusantara – Seorang warga asal Kalimantan Barat memilih meninggalkan kawasan Tahura Bukit Soeharto di wilayah Ibu Kota Nusantara (IKN) setelah mendapat penjelasan mengenai status kawasan hutan konservasi tersebut.

Warga berinisial A itu sebelumnya bermukim di kawasan Bukit Tengkorak, Kecamatan Sepaku, Kabupaten Penajam Paser Utara. Pada Sabtu (26/9/2026), A bersama keluarganya difasilitasi untuk kembali ke daerah asalnya.

Kepulangan tersebut dilakukan secara sukarela setelah A mengikuti mediasi dan mendapat edukasi mengenai status serta fungsi Tahura Bukit Soeharto sebagai kawasan konservasi.

“Saya telah diberikan pemahaman mengenai Kawasan Tahura Bukit Soeharto ini dan kini paham bahwa kawasan ini merupakan kawasan yang dilindungi. Oleh karenanya, saya secara sukarela memutuskan untuk pulang kampung bersama keluarga saya,” ujar A sebelum meninggalkan kawasan.

Proses kepulangan A difasilitasi Otorita IKN bersama Polresta Nusantara dan Polres Kabupaten Kutai Kartanegara.

Staf Khusus Kepala Otorita IKN Bidang Keamanan dan Keselamatan Publik, Irjen Edgar Diponegoro, mengatakan langkah tersebut merupakan bagian dari upaya mengembalikan fungsi Tahura Bukit Soeharto sebagai kawasan konservasi.

“Siapapun yang menduduki kawasan hutan konservasi di Tahura Bukit Soeharto kami imbau untuk keluar dan mengembalikan lahan-lahan itu kepada negara sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Konservasi dan Undang-Undang Kehutanan. Kami sangat berharap kerja sama dari para pihak,” ujar Edgar.

Menurut Edgar, Otorita IKN mengedepankan komunikasi dan edukasi dalam proses penataan kawasan. Warga yang memahami status kawasan dan memilih meninggalkan lokasi secara sukarela akan difasilitasi.

Ia menyebut langkah tersebut bukan semata penertiban bangunan atau aktivitas di dalam kawasan hutan, tetapi juga bagian dari upaya mengembalikan Tahura Bukit Soeharto sesuai fungsi peruntukannya.

Selain memfasilitasi kepulangan A, Otorita IKN masih membuka ruang dialog dengan warga yang tetap berada di kawasan Bukit Soeharto.

Pertemuan dengan sejumlah warga dilakukan untuk membahas lebih lanjut status kawasan serta mencari penyelesaian terhadap keberadaan permukiman dan aktivitas pemanfaatan lahan di dalam kawasan konservasi.

Otorita IKN menyatakan penataan akan dilakukan dengan pendekatan persuasif melalui komunikasi dan edukasi. Warga yang bersedia meninggalkan kawasan secara sukarela akan diarahkan untuk menyelesaikan proses tersebut secara tertib.

Tahura Bukit Soeharto merupakan kawasan hutan konservasi yang berada di wilayah delineasi IKN. Otorita IKN sebelumnya melakukan penertiban terhadap bangunan dan aktivitas pembukaan lahan di sejumlah titik kawasan tersebut.

Langkah penataan dilakukan untuk mencegah semakin luasnya pendudukan dan pembukaan lahan serta menjaga fungsi kawasan hutan konservasi.

Otorita IKN menyatakan komunikasi dengan masyarakat akan terus dilakukan sembari menata kawasan Tahura Bukit Soeharto sesuai dengan ketentuan yang berlaku.