Puluhan SD dan SMP di Samarinda Diusulkan Direhabilitasi pada APBD 2027

METROPOLIS30 Dilihat

Metroikn, Samarinda – Komisi IV DPRD Kota Samarinda menjadikan perbaikan puluhan sekolah sebagai salah satu prioritas dalam pembahasan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2027. Langkah tersebut dilakukan untuk meningkatkan kualitas sarana pendidikan sekaligus menciptakan lingkungan belajar yang lebih aman dan nyaman bagi siswa maupun tenaga pendidik.

Berdasarkan hasil pembahasan bersama Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Samarinda, sekitar 50 satuan pendidikan diusulkan mendapat alokasi rehabilitasi pada tahun anggaran 2027. Rinciannya terdiri dari sekitar 35 sekolah dasar (SD) dan 15 sekolah menengah pertama (SMP).

Ketua Komisi IV DPRD Samarinda, Mohammad Novan Syahronny Pasie, mengatakan mayoritas pekerjaan yang diusulkan berupa rehabilitasi ringan, seperti perbaikan plafon, ruang kelas, serta fasilitas penunjang yang mulai mengalami kerusakan.

“Usulan yang kami bahas sebagian besar merupakan rehabilitasi ringan. Untuk rehabilitasi berat hanya diprioritaskan bagi sekolah yang mengalami kerusakan akibat bencana,” ujarnya.

Menurut Novan, kondisi fiskal daerah membuat pemerintah harus menetapkan skala prioritas dalam penyusunan program pembangunan. Karena itu, rehabilitasi berat hanya difokuskan pada sekolah yang mengalami kerusakan akibat bencana, sedangkan kebutuhan perbaikan lainnya akan dilakukan secara bertahap sesuai kemampuan anggaran daerah.

Ia menjelaskan, sejumlah sekolah yang sebelumnya mengalami kerusakan akibat bencana, seperti SMP Negeri 2 dan SMP Negeri 5 Samarinda, kini telah memasuki tahap penyelesaian sehingga tidak lagi menjadi prioritas utama dalam usulan APBD 2027.

Novan menilai penyediaan fasilitas pendidikan yang layak menjadi faktor penting dalam meningkatkan mutu pembelajaran. Lingkungan sekolah yang aman dan nyaman diyakini mampu mendukung proses belajar mengajar sekaligus meningkatkan semangat peserta didik.

“Kami berharap seluruh peserta didik maupun tenaga pendidik dapat beraktivitas di lingkungan sekolah yang lebih baik. Karena itu, rehabilitasi sekolah tetap kami dorong menjadi salah satu prioritas pada pembahasan APBD 2027,” katanya.

Komisi IV DPRD Samarinda berharap usulan rehabilitasi tersebut dapat diakomodasi dalam APBD 2027 sehingga peningkatan kualitas sarana pendidikan dapat direalisasikan secara bertahap sesuai kemampuan keuangan daerah.