PLN Dorong Elektrifikasi Pertanian di Kutai Timur, Petani Kini Gunakan Alat Berbasis Listrik

METROPOLIS89 Dilihat

Metroikn, Kutai Timur – PT PLN (Persero) melalui Unit Induk Pembangunan Kalimantan Bagian Timur (UIP KLT) mendorong pemanfaatan elektrifikasi di sektor pertanian dengan menyalurkan bantuan peralatan berbasis listrik kepada kelompok tani di Desa Margomulyo, Kecamatan Rantau Pulung, Kabupaten Kutai Timur.

Bantuan yang disalurkan melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) tersebut terdiri atas tiga unit alat tanam padi, satu unit alat pengering padi, serta satu unit alat penggiling padi berbasis listrik. Seluruh peralatan diharapkan mampu meningkatkan efisiensi kerja petani mulai dari proses tanam hingga pengolahan hasil panen.

Manager PLN Unit Pelaksana Proyek Kalimantan Bagian Timur 2 (UPP KLT 2), Jefry Sambara Palelleng, mengatakan program tersebut merupakan bagian dari komitmen PLN agar pembangunan infrastruktur kelistrikan juga memberikan manfaat langsung bagi masyarakat di sekitar proyek.

“Dengan adanya program ini, diharapkan hasil pertanian masyarakat Desa Margomulyo dapat lebih meningkat karena menggunakan peralatan pertanian yang lebih efektif dan efisien berbasis listrik,” ujar Jefry, Rabu (8/7/2026).

Ia berharap seluruh peralatan yang telah disalurkan dapat dimanfaatkan secara optimal serta dirawat bersama agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang.

“Kami berharap seluruh peralatan dapat dijaga, dirawat, dan dioperasikan dengan baik sehingga manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang serta mendorong kemandirian kelompok tani,” tambahnya.

Camat Rantau Pulung, Vita Nurhasanah, mengapresiasi dukungan PLN terhadap sektor pertanian di wilayahnya. Menurutnya, penggunaan peralatan berbasis listrik dapat membantu petani meningkatkan efektivitas kerja, khususnya pada proses penanaman dan pengolahan hasil panen.

“Kami mengapresiasi dukungan PLN kepada masyarakat Desa Margomulyo. Semoga bantuan ini dapat dimanfaatkan secara optimal dan menjadi pendorong kemajuan sektor pertanian serta peningkatan kesejahteraan masyarakat,” katanya.

Senada, Kepala Desa Margomulyo, Syamsudin, berharap seluruh bantuan dapat dikelola secara bertanggung jawab oleh kelompok tani sehingga mampu memberi manfaat bagi seluruh anggota.

Sementara itu, Ketua Kelompok Tani Margomulyo, Sugijanto, menyebut bantuan tersebut menjadi penyemangat baru bagi para petani. Peralatan berbasis listrik dinilai dapat mempermudah proses budidaya hingga pascapanen sehingga pekerjaan menjadi lebih cepat dan efisien.

Selain menyerahkan bantuan, tim TJSL PLN UPP KLT 2 juga memberikan pendampingan mengenai cara pengoperasian dan perawatan seluruh peralatan agar dapat digunakan secara aman dan optimal.

Desa Margomulyo merupakan salah satu wilayah yang berada di sekitar pembangunan Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTT) 150 kV Muara Wahau–Sangatta. Melalui program TJSL, PLN berupaya menghadirkan manfaat pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan melalui pemberdayaan masyarakat dan peningkatan kapasitas ekonomi di sekitar wilayah proyek.