Pemadaman Listrik Ganggu Air Bersih, DPRD Samarinda Minta PLN Percepat Pemulihan

METROPOLIS37 Dilihat

Metroikn, Samarinda – Pemadaman listrik bergilir di Kota Samarinda mulai berdampak luas pada layanan publik, termasuk distribusi air bersih. DPRD Kota Samarinda meminta PLN segera mempercepat pemulihan pasokan listrik serta meningkatkan keterbukaan informasi kepada masyarakat.

Anggota Komisi II DPRD Samarinda, Joha Fajal, mengatakan pihaknya menerima banyak keluhan warga terkait terganggunya layanan air bersih akibat tidak stabilnya pasokan listrik.

Menurutnya, operasional Perumdam Tirta Kencana sangat bergantung pada listrik untuk proses produksi dan distribusi air. Ketika terjadi pemadaman, layanan otomatis ikut terganggu.

“Salah satu keluhan masyarakat adalah suplai air bersih yang tersendat. Ini juga dipengaruhi karena listrik PLN sering padam sehingga operasional ikut terganggu,” ujar Joha.

Ia menjelaskan, Perumdam sebenarnya telah menyiapkan genset sebagai sumber listrik cadangan. Namun kapasitasnya belum mampu menopang seluruh sistem produksi secara optimal, sehingga distribusi air ke pelanggan belum bisa berjalan normal saat pemadaman berlangsung.

DPRD pun meminta PLN segera menuntaskan gangguan kelistrikan agar pelayanan dasar masyarakat tidak terus terdampak.

Selain percepatan perbaikan, Joha juga menekankan pentingnya transparansi informasi dari PLN terkait penyebab dan durasi pemadaman.

“Semestinya ada kejelasan. Kalau ada kerusakan, sampaikan target perbaikannya sampai kapan selesai, supaya masyarakat punya kepastian,” katanya.

Ia menilai minimnya informasi justru memicu kebingungan dan spekulasi di tengah masyarakat.

“Masyarakat butuh penjelasan yang jelas, agar tidak timbul asumsi macam-macam,” tegasnya.

DPRD menegaskan bahwa listrik merupakan layanan vital yang berdampak langsung pada berbagai sektor, termasuk penyediaan air bersih. Karena itu, percepatan pemulihan dinilai menjadi prioritas utama.