Arisan SERABI 2026 di Balikpapan, UMKM Perempuan Diajari Strategi Harga Anti Boncos

EKOBIS25 Dilihat

Metroikn, Balikpapan – Balikpapan menjadi salah satu dari 13 kota penyelenggaraan Arisan SERABI 2026, program edukasi bisnis bagi perempuan Mitra GrabMerchant. Program ini membekali pelaku UMKM perempuan dengan kemampuan membaca tren, menghitung harga jual online, dan mengelola modal agar usaha tidak merugi.

Termasuk ratusan peserta dari Kota Minyak, Arisan SERABI 2026 diikuti lebih dari 1.800 peserta di seluruh Indonesia pada 13 Mei lalu.

Director of Territory Jabo & ID Central Operations Grab Indonesia, Iki Sari Dewi, mengatakan para peserta di Balikpapan didominasi pelaku usaha kuliner rumahan dan pemilik toko kecil yang selama ini mengandalkan penjualan daring untuk membantu perekonomian keluarga.

“Di Balikpapan, para peserta adalah pelaku usaha kuliner rumahan dan pemilik toko kecil yang selama ini mengandalkan penjualan daring untuk menambah penghasilan keluarga,” kata Dewi, Minggu (18/5/2026).

Menurutnya, masih banyak UMKM perempuan yang memiliki produk diminati pasar, tetapi belum memahami perbedaan strategi harga antara penjualan offline dan online.

“Sering kali strategi harga belum memperhitungkan biaya layanan dan biaya promo, sehingga potensi keuntungan belum maksimal,” ujarnya.

Melalui Arisan SERABI, peserta mendapatkan tiga materi utama. Pertama, Bisa Ngerti Tren, yakni pemanfaatan data tren makanan untuk menyesuaikan menu dan promosi. Kedua, BisaMatika, berupa lokakarya penetapan harga online agar margin keuntungan dapat menutup seluruh biaya operasional. Ketiga, Bisa Mengembangkan Usaha, yang mendorong pemanfaatan GrabModal Mantul secara bijak untuk memperbesar usaha.

Dalam kegiatan tersebut, Grab juga membuka sesi pendaftaran cepat bagi calon Mitra GrabMerchant baru. Peserta cukup membawa KTP dan telepon seluler untuk langsung mendaftar dan mulai bertransaksi di hari yang sama. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung secara gratis.

Salah satu peserta, Santi, mengaku materi mengenai penetapan harga menjadi pembelajaran yang paling berdampak bagi usahanya. Ia menyebut selama ini sering salah menghitung margin ketika menjual produk secara online.

“Pengetahuan ini jadi solusi praktis agar kita tidak boncos sementara biaya bahan baku sedang naik,” katanya.

Sejak dimulai pada 2023 dengan hanya 50 anggota, komunitas SERABI kini berkembang menjadi lebih dari 3.800 perempuan pelaku usaha di 13 kota di Indonesia.

Grab berharap perluasan program ini dapat membantu UMKM perempuan, termasuk di Balikpapan, mengambil keputusan usaha secara lebih percaya diri dan berbasis data. Tahun ini, kegiatan tersebut mengusung tema “Teman Perempuan Bisa: Makin Ngerti Bisnis, Cuan Makin Manis”.