Nelayan Muara Badak Hilang Terseret Arus, Tim SAR Sisir Perairan Sejak Pagi

METROPOLIS28 Dilihat

Metroikn, Kutai Kartanegara – Upaya pencarian seorang nelayan yang hilang di perairan Muara Badak Ulu, Kutai Kartanegara, masih terus berlangsung hingga Kamis (30/4/2026). Korban diketahui bernama Muhammad Rizal (33), warga setempat, yang dilaporkan terseret arus saat menjaring udang di area tambak miliknya.

Informasi yang dihimpun menyebutkan, insiden itu bermula sekitar pukul 05.00 WITA. Saat itu korban bersama rekannya tengah beraktivitas di tambak, sebelum perahu yang digunakan tiba-tiba terlepas dari ikatan dan hanyut terbawa arus.

Dalam upaya menyelamatkan perahu, korban diduga nekat mengejar hingga akhirnya terseret arus deras dan tenggelam.

Laporan kejadian baru diterima Kantor Pencarian dan Pertolongan Balikpapan pada pukul 11.10 WITA. Tak lama berselang, tim SAR langsung bergerak cepat.

Sebanyak satu tim Search and Rescue Unit (SRU) diberangkatkan pukul 11.30 WITA menuju lokasi dengan estimasi tiba sekitar pukul 15.00 WITA, sekaligus memulai operasi pencarian secara intensif.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Balikpapan, Dody Setiawan Suwondo, menegaskan bahwa seluruh unsur yang terlibat telah dikerahkan untuk mempercepat proses pencarian.

“Kami segera merespons laporan yang masuk dengan mengerahkan tim ke lokasi kejadian. Operasi SAR dilakukan secara maksimal dengan melibatkan berbagai unsur, namun tetap mengutamakan keselamatan personel di lapangan,” ujarnya.

Operasi ini melibatkan tim gabungan dari Kantor SAR Balikpapan, Pos SAR Samarinda, BPBD Kutai Kartanegara, Dinas Pemadam Kebakaran, nelayan setempat, hingga keluarga korban.

Berbagai peralatan turut dikerahkan, mulai dari rescue car, perahu karet, perlengkapan SAR air dan selam, hingga perangkat komunikasi dan medis.

Meski kondisi cuaca dilaporkan cerah, tim menghadapi tantangan serius di lapangan. Gelombang yang cukup besar serta potensi ancaman hewan buas seperti buaya menjadi faktor yang harus diwaspadai selama proses pencarian.

Hingga berita ini diturunkan, korban masih dalam status dalam pencarian. Tim SAR terus menyisir area perairan dengan pola pencarian yang diperluas.