Arus Mudik di Pelabuhan Samarinda Memuncak, Ribuan Penumpang Berangkat ke Parepare

METROPOLIS33 Dilihat

Metroikn, Samarinda – Aktivitas arus mudik Lebaran 2026 di Pelabuhan Samarinda mengalami lonjakan penumpang. Hari Minggu (15/3/2026) diperkirakan menjadi puncak pergerakan pemudik, terutama untuk rute pelayaran menuju Parepare, Sulawesi Selatan.

Sejak pagi, sejumlah kapal penumpang yang beroperasi dari pelabuhan tersebut dipadati masyarakat yang hendak pulang ke kampung halaman untuk merayakan Idulfitri bersama keluarga.

Salah seorang pemudik, Abdullah Faisal, memilih menempuh perjalanan laut setelah tidak berhasil mendapatkan tiket pesawat menuju Sulawesi Selatan.

“Saya sebenarnya dari Jakarta ke Balikpapan sempat naik pesawat, tapi untuk perjalanan selanjutnya tiket pesawat sudah habis. Akhirnya saya ambil jalur laut saja,” ujarnya saat berada di Pelabuhan Samarinda.

Ia menilai perjalanan menggunakan kapal laut memang membutuhkan waktu lebih lama dibandingkan transportasi udara, namun biaya yang dikeluarkan jauh lebih terjangkau.

“Kalau kapal ini memang lebih ramah di kantong. Tadi saya dapat tiket sekitar Rp500 ribu, tapi itu baru sampai Parepare saja. Nanti lanjut lagi ke Makassar pakai bus atau kendaraan lain,” katanya.

Abdullah mengaku melakukan perjalanan seorang diri karena keluarganya telah lebih dahulu berada di Makassar. Baginya, momen mudik selalu menjadi kesempatan untuk kembali berkumpul dengan keluarga setelah lama berpisah.

“Pulang sendiri karena keluarga sudah di Makassar. Biasanya setahun sekali baru pulang. Yang paling dirindukan tentu bertemu anak-anak dan saudara,” ungkapnya.

Ia juga menilai kondisi arus mudik di pelabuhan saat ini lebih tertib dibandingkan beberapa tahun sebelumnya. Menurutnya, sistem pelayanan yang diterapkan membuat penumpang tidak lagi berdesakan seperti dulu.

“Kalau dibanding dulu, sekarang jauh lebih tertib. Sistem yang dibuat oleh Pelindo dan pihak terkait sudah bagus jadi tidak berjubel seperti dulu lagi,” tuturnya.

Sementara itu, Kasi Penjagaan, Patroli, dan Penyidikan KSOP Kelas I Samarinda, Capt Sahrun Asis, mengatakan lonjakan penumpang memang terjadi pada hari tersebut sehingga diperkirakan menjadi puncak arus mudik di pelabuhan.

Menurutnya, pada pagi hari kapal KM Queen Soya tercatat tiba dengan membawa sekitar 350 penumpang.

Selain itu, kapal KM Prince Soya yang berlayar menuju Parepare mengangkut sekitar 1.697 penumpang dari Pelabuhan Samarinda.

“Kapal yang baru saja berangkat yaitu KM Prince Soya tujuan Parepare membawa sekitar 1.697 penumpang,” jelasnya.

Di waktu yang hampir bersamaan, kapal perintis KM Sabuk Nusantara juga sandar dengan membawa sekitar 97 penumpang.

Sahrun menjelaskan bahwa jadwal keberangkatan kapal bahkan sempat dimajukan dari waktu yang telah ditentukan karena jumlah penumpang sudah memenuhi kapasitas sesuai sertifikat kapal.

“Jadwal kapal sebenarnya pukul 14.00, tapi kami majukan menjadi pukul 12.00 karena kapasitas sesuai sertifikat sudah terpenuhi,” ujarnya.

Ia memperkirakan lonjakan penumpang akan mulai menurun dalam beberapa hari ke depan meskipun masih terdapat jadwal keberangkatan kapal berikutnya.

“Kami prediksi puncak mudik memang terjadi hari ini. Nanti di hari Selasa dan Rabu kemungkinan sudah mulai terurai karena ada juga keberangkatan dari pelabuhan lain seperti Bontang dan Balikpapan,” pungkasnya.