Rencana Pemanfaatan Eks Plaza 21 Samarinda jadi Gedung Parkir, Wali Kota Andi Harun Utamakan Efisiensi Anggaran

Samarinda16 Dilihat

metroikn, SAMARINDA – Rencana Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda memanfaatkan eks Plaza 21 sebagai gedung parkir kembali mendapat sorotan dari Wali Kota Samarinda, Andi Harun.

Ia menilai estimasi anggaran yang diajukan konsultan masih terlalu tinggi dan perlu dikaji ulang agar lebih efisien sekaligus sesuai aturan.

Dalam paparannya, konsultan menawarkan dua alternatif. Pertama, pembongkaran total bangunan untuk diganti struktur baru tiga lantai dengan biaya sekitar Rp67 miliar. Kedua, mempertahankan struktur lama dengan penguatan di sejumlah titik penting, sehingga bangunan bisa digunakan empat lantai ditambah satu lantai tambahan dengan estimasi Rp55 miliar.

Namun, Andi Harun menilai kedua opsi tersebut belum mencerminkan rasionalitas biaya.

Ia membandingkan dengan rencana investor swasta yang pernah mengajukan konsep hotel di lokasi yang sama, hanya membutuhkan sekitar Rp35 miliar untuk membangun 119 kamar plus tiga lantai parkir.

Menurutnya, perbedaan itu bisa dimaklumi karena proyek pemerintah menggunakan standar harga resmi, sementara swasta cenderung menekan biaya.

Meski begitu, ia menegaskan konsultan tetap harus mencari alternatif yang lebih efisien tanpa melanggar regulasi.

“Saya minta analisis teknis lebih rinci. Kalau memungkinkan, tidak perlu bongkar total, cukup lakukan penguatan di bagian penting agar struktur lama tetap bisa dimanfaatkan,” tegasnya.

Selain opsi efisiensi, Andi Harun juga membuka peluang renovasi terbatas dengan peremajaan fasad dan interior bangunan agar layak dijadikan gedung parkir.

“Kami memberi tenggat dua minggu kepada konsultan untuk menyampaikan kajian ulang dengan perhitungan yang lebih proporsional,” tuturnya.

Rencana pemanfaatan eks Plaza 21 ini merupakan upaya Pemkot Samarinda menambah kapasitas parkir di kawasan strategis kota. Namun keputusan final mengenai desain dan nilai proyek masih menunggu hasil analisis lanjutan.