PLN Percepat Pengadaan Tanah Jalur Transmisi, Lahan Tower SUTT Samboja Mulai Diukur

METROPOLIS62 Dilihat

Metroikn, Kutai Kartanegara – PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Kalimantan Bagian Timur (PLN UIP KLT) mulai melanjutkan tahapan pengadaan tanah untuk pembangunan Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTT) 150 kV Incomer 2 Gardu Induk (GI) Samboja. Salah satu tahapannya dilakukan melalui pengukuran lahan tapak tower di Kelurahan Karya Merdeka, Kecamatan Samboja Barat, Kabupaten Kutai Kartanegara.

Pengukuran yang berlangsung pada Jumat (26/6/2026) itu dilakukan bersama Kantor Pertanahan Kabupaten Kutai Kartanegara dengan pendampingan aparat Kelurahan Karya Merdeka. Kegiatan ini bertujuan memastikan batas, luas, dan data fisik bidang tanah sesuai kondisi di lapangan sebagai dasar proses pengadaan tanah.

Manager PLN UPP Kalimantan Bagian Timur 1, I Made Gita Prawira, mengatakan pengukuran menjadi tahapan penting agar seluruh data pertanahan yang digunakan benar-benar akurat sebelum proses pembangunan dimulai.

“Pengukuran lahan menjadi tahapan penting untuk memastikan data bidang tanah sesuai dengan kondisi aktual di lapangan. Melalui kegiatan ini, PLN bersama Kantor Pertanahan memastikan proses pengadaan tanah dapat berjalan tertib, akurat, dan sesuai ketentuan yang berlaku,” ujarnya.

Menurut Gita, kejelasan data pertanahan akan memperlancar setiap tahapan pembangunan sekaligus memastikan proses pengadaan tanah berlangsung secara tertib, transparan, dan dapat dipertanggungjawabkan.

Secara terpisah, General Manager PLN UIP Kalimantan Bagian Timur, Dewanto, menegaskan bahwa setiap proses pengadaan tanah dilakukan dengan mengedepankan prinsip kehati-hatian serta kepatuhan terhadap regulasi.

“Setiap tahapan pengadaan tanah memiliki peran strategis dalam memastikan pembangunan infrastruktur kelistrikan berjalan tertib dan sesuai ketentuan. Melalui sinergi dengan Kantor Pertanahan dan pemerintah daerah, PLN berkomitmen menjalankan proses pengadaan tanah secara transparan, akurat, dan akuntabel,” kata Dewanto.

Ia menjelaskan pembangunan SUTT 150 kV Incomer 2 GI Samboja merupakan bagian dari penguatan sistem transmisi di Kalimantan Timur untuk meningkatkan keandalan pasokan listrik, khususnya di Kabupaten Kutai Kartanegara dan wilayah sekitarnya.

Menurutnya, keberhasilan pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan tidak hanya ditentukan oleh konstruksi fisik, tetapi juga oleh kelancaran proses pendukung, termasuk penyelesaian pengadaan tanah.

“PLN tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik infrastruktur, tetapi juga memastikan seluruh proses pendukung, termasuk pengadaan tanah, dilaksanakan dengan baik. Hal ini penting agar pembangunan dapat berjalan lancar dan manfaatnya dapat dirasakan masyarakat,” tambahnya.

PLN UIP Kalimantan Bagian Timur memastikan akan terus memperkuat kolaborasi dengan Badan Pertanahan Nasional (BPN) dan pemerintah daerah agar seluruh tahapan pengadaan tanah dapat diselesaikan secara profesional. Langkah tersebut diharapkan mendukung percepatan pembangunan infrastruktur kelistrikan yang andal dan berkelanjutan di Kalimantan Timur.