Metroikn, Balikpapan – Kebun buah naga di Kilometer 22, Kelurahan Karang Joang, Balikpapan Utara, kini mendapat dukungan penerangan dari pembangkit listrik tenaga surya (PLTS). Fasilitas berkapasitas 44 kilowatt peak (kWp) tersebut juga dimanfaatkan untuk menambah penerangan di sekitar permukiman warga yang sebelumnya minim cahaya pada malam hari.
Bantuan PLTS disalurkan PT Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan melalui Integrated Terminal Balikpapan dalam Program Desa Energi Berdikari (DEB). Penyerahan dilakukan di kawasan KAWAN PATRA, Sabtu (31/10/2026).
PLTS tersebut dilengkapi baterai berkapasitas 10 kilowatt hour (kWh). Listrik yang dihasilkan digunakan untuk mengoperasikan lampu di area budidaya buah naga yang dikelola kelompok masyarakat KAWAN PATRA.
Bagi petani, pencahayaan menjadi salah satu fasilitas pendukung kegiatan budidaya. Dukungan tersebut diharapkan dapat menunjang produktivitas tanaman sekaligus membantu keberlanjutan usaha pertanian yang dikelola warga.
Area Manager Communication, Relations & CSR PT Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan, Edi Mangun, mengatakan bantuan energi surya dirancang untuk menjawab kebutuhan masyarakat, baik di area pertanian maupun lingkungan tempat tinggal.
“Kami ingin energi surya dapat membantu petani merawat harapan dari kebun yang mereka kelola, sekaligus menghadirkan penerangan bagi warga untuk beraktivitas pada malam hari,” ujarnya.
KAWAN PATRA merupakan Kawasan Taman Edukasi dan Pertanian Terintegrasi yang dikembangkan sebagai ruang kegiatan produktif masyarakat. Program pemanfaatan PLTS ini melibatkan warga RT 41 Karang Joang, kelompok masyarakat KAWAN PATRA, serta Balai Penyuluh Pertanian Karang Joang.
Selain untuk kebun buah naga, listrik dari pembangkit tersebut dimanfaatkan menambah pencahayaan di sekitar permukiman. Dengan demikian, manfaat bantuan tidak hanya dirasakan kelompok petani, tetapi juga warga yang beraktivitas di lingkungan tersebut pada malam hari.
Penyaluran bantuan dilanjutkan dengan pemasangan dan serah terima kepada masyarakat serta kelompok pengelola. Koordinasi dengan Balai Penyuluh Pertanian Karang Joang turut dilakukan untuk mendukung pemanfaatan fasilitas tersebut dalam kegiatan budidaya.
Edi berharap masyarakat dapat merawat dan mengelola fasilitas PLTS secara bersama-sama agar manfaatnya berkelanjutan.
“Kami berharap bantuan ini dapat dimanfaatkan dan dirawat bersama agar manfaatnya terus dirasakan masyarakat. Melalui kolaborasi dengan warga dan pendamping pertanian, kami ingin mendukung tumbuhnya kegiatan produktif serta kemandirian energi di Karang Joang,” tutup Edi.
Program Desa Energi Berdikari menjadi bagian dari upaya Pertamina Patra Niaga menghadirkan energi terbarukan di tingkat komunitas. Di Karang Joang, pemanfaatannya diarahkan untuk mendukung kegiatan pertanian sekaligus memenuhi kebutuhan penerangan warga.









