Metroikn, Banjarbaru – Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW dimanfaatkan PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Kalimantan Bagian Timur (UIP KLT) untuk menghadirkan kegiatan yang langsung menyentuh masyarakat.
Bersama Yayasan Baitul Maal (YBM) PLN dan Persatuan Istri Karyawan dan Karyawati (PIKK) PLN, PLN UIP KLT menggelar khitan massal dan santunan bagi anak-anak dhuafa serta anak-anak Panti Asuhan Rumah Quran di Gedung Aula Panglima Batur PT PLN (Persero) UID Kalselteng, Banjarbaru, Jumat (28/8/2026).
Kegiatan tersebut tidak hanya menjadi bagian dari peringatan Maulid Nabi, tetapi juga ruang bagi keluarga besar PLN untuk berbagi perhatian dan kebahagiaan kepada anak-anak yang membutuhkan.
Ketua PIKK PLN UIP KLT Rina Dewanto mengatakan, peringatan Maulid Nabi diupayakan tidak berhenti pada kegiatan seremonial.
“Kami ingin peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW ini tidak berhenti pada kegiatan seremonial. Ada kebahagiaan yang ingin kami hadirkan bagi anak-anak yang mengikuti khitan massal maupun anak-anak di panti asuhan,” kata Rina.
Menurutnya, kolaborasi PIKK dan YBM PLN diharapkan dapat memperluas manfaat kegiatan sekaligus menghadirkan kepedulian dalam bentuk yang lebih dekat dengan masyarakat.
“Kami bersyukur kegiatan ini mendapat dukungan dari berbagai pihak sehingga dapat terlaksana dengan baik,” ujarnya.
Persiapan kegiatan dilakukan sejak Juli hingga Agustus 2026. Panitia melakukan pendataan peserta khitan sesuai kriteria, menentukan penerima manfaat santunan hingga menyiapkan kebutuhan teknis pelaksanaan.
Pelaksanaan khitan massal dikoordinasikan Ketua PIKK PLN UPP KLT 4 Duma Ismail yang juga merupakan dokter. Ia memimpin tim medis yang menangani peserta selama kegiatan berlangsung.
Tim medis terdiri dari dr. Dumaria Ketty Siagian, Sp.B, M.Kes, FInaCS, FICS, dr. Helita Juliet Tangka, Sp.B, M.Kes, Endang Suparto, S.Kep., Ners., M.K.K.K., serta Ns. Heri Anggriawan AdiSucipto, S.Kep.
Pendampingan panitia dan tim medis membuat proses khitan berlangsung dalam suasana yang lebih tenang bagi anak-anak. Selain pelayanan medis, panitia juga memberikan perhatian agar peserta merasa nyaman selama mengikuti rangkaian kegiatan.
Mewakili General Manager PLN UIP KLT, Senior Manager Perizinan, Pertanahan dan Komunikasi PLN UIP KLT Raditya Kuntoro mengatakan kepedulian kepada masyarakat menjadi bagian dari kehadiran PLN di tengah pembangunan kelistrikan di Kalimantan.
“PLN UIP KLT hadir tidak hanya melalui pembangunan infrastruktur kelistrikan untuk mendukung kemajuan Kalimantan, tetapi juga melalui kepedulian kepada masyarakat,” ujar Raditya.
Ia berharap kegiatan tersebut memberikan manfaat langsung sekaligus menjadi keberkahan bagi seluruh pihak yang terlibat.
Sementara itu, YBM PLN UIP KLT mengambil bagian melalui penyaluran santunan kepada anak-anak Panti Asuhan Rumah Quran. Santunan tersebut merupakan bagian dari amanah yang dihimpun YBM PLN untuk disalurkan kepada masyarakat yang membutuhkan.
Ketua YBM PLN UIP KLT Yanuar Hendra Pribadi mengatakan kolaborasi dengan PIKK menjadi salah satu cara untuk memperluas manfaat kepedulian keluarga besar PLN.
“YBM memiliki amanah untuk menyalurkan kepedulian dari keluarga besar PLN kepada mereka yang membutuhkan. Melalui kolaborasi bersama PIKK dalam momentum Maulid Nabi ini, kami dapat menghadirkan manfaat dalam bentuk yang lebih dekat dengan kebutuhan masyarakat,” kata Yanuar.
Ia berharap santunan tersebut dapat memberikan kebahagiaan bagi anak-anak Panti Asuhan Rumah Quran sekaligus menjadi amal kebaikan bagi para donatur dan pihak yang ikut berkontribusi.
Keceriaan anak-anak mewarnai kegiatan yang berlangsung di Banjarbaru tersebut. Peserta khitan mendapat pendampingan dari tim medis dan panitia, sementara anak-anak Panti Asuhan Rumah Quran menerima santunan dalam suasana kekeluargaan.
Bagi PLN UIP KLT, kegiatan tersebut melengkapi kehadiran perusahaan yang selama ini berfokus pada pembangunan infrastruktur kelistrikan di Kalimantan.
Melalui kolaborasi PIKK dan YBM PLN, peringatan Maulid Nabi tahun ini tidak hanya dirayakan melalui kegiatan keagamaan, tetapi juga diwujudkan dalam bentuk pelayanan dan kepedulian yang langsung dirasakan masyarakat.









