Kapal Nelayan Terbalik di Muara Manggar Balikpapan, Satu ABK Masih Dicari

METROPOLIS99 Dilihat

Metroikn, Balikpapan – Sebuah kapal nelayan terbalik di perairan Muara Manggar, Balikpapan, Kamis (16/7/2026) malam. Dari empat orang yang berada di atas kapal, tiga berhasil menyelamatkan diri, sementara satu orang hingga kini masih dalam pencarian Tim SAR Gabungan.

Korban yang masih dicari diketahui bernama Alan. Sementara tiga nelayan lainnya, yakni Ruding, Sofian, dan Sukri, berhasil selamat dari insiden tersebut.

Berdasarkan informasi yang diterima Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Balikpapan, kecelakaan terjadi sekitar pukul 19.40 WITA. Saat memasuki Muara Manggar, kapal nelayan yang mereka gunakan sempat kandas sebelum akhirnya dihantam gelombang besar hingga terbalik.

Laporan kejadian diterima Kantor SAR Balikpapan pada pukul 20.35 WITA. Tak lama berselang, Tim Rescue diberangkatkan menuju lokasi dan tiba sekitar pukul 21.25 WITA untuk berkoordinasi dengan unsur SAR gabungan sekaligus memulai operasi pencarian.

Pencarian dilakukan menggunakan rubber boat, Rigid Buoyant Boat (RBB), peralatan SAR air, perlengkapan selam, serta dukungan peralatan komunikasi dan medis.

Namun hingga pukul 00.30 WITA, korban belum berhasil ditemukan. Operasi kemudian dihentikan sementara dan akan dilanjutkan pada hari kedua sesuai rencana operasi SAR.

Kepala Seksi Operasi dan Siaga Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Balikpapan, Endrow Sasmita, mengatakan pencarian akan terus dilakukan dengan tetap mengutamakan keselamatan personel di lapangan.

“Tentunya pencarian akan kami upayakan pada malam hari ini, namun mengingat jarak pandang yang terbatas, pelaksanaan pencarian akan kami sesuaikan dengan situasi dan kondisi di lapangan,” ujarnya.

Endrow juga mengingatkan masyarakat, khususnya nelayan, untuk meningkatkan kewaspadaan saat beraktivitas di laut karena kondisi cuaca masih berpotensi membahayakan.

“Kami mengimbau masyarakat, khususnya para nelayan, agar lebih berhati-hati karena saat ini kondisi cuaca, terutama angin dan gelombang, masih cukup tinggi dan berpotensi membahayakan aktivitas di perairan,” katanya.

Operasi SAR melibatkan Tim Rescue Kantor SAR Balikpapan bersama BPBD Kota Balikpapan, Satbrimob Polda Kalimantan Timur, Balawisata Dispora Kota Balikpapan, Babinsa Manggar, Bhabinkamtibmas Manggar, nelayan setempat, serta keluarga korban.