Dari HP Jadi Alat Bisnis, PLN Latih UMKM Saing Prupuk Kuasai Fotografi Produk

METROPOLIS60 Dilihat

Metroikn, Paser – Di era digital, tampilan produk kerap menjadi “pintu pertama” yang menentukan minat konsumen. Hal itu pula yang mendorong PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Kalimantan Bagian Timur (PLN UIP KLT) melalui Unit Pelaksana Proyek Kalimantan Bagian Timur 1 (UPP KLT 1) memberikan pelatihan fotografi branding bagi pelaku UMKM di Desa Saing Prupuk, Kabupaten Paser.

Pelatihan yang digelar pada 23–26 Juni 2026 di Kantor Desa Saing Prupuk itu menjadi bagian dari Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Desa Berdaya PLN. Fokusnya, meningkatkan kemampuan pelaku usaha dalam memasarkan produk melalui foto yang lebih menarik, profesional, dan bernilai jual.

Kegiatan tidak hanya berisi teori. Sekitar 70 persen pelatihan diisi praktik langsung, mulai dari pengambilan gambar menggunakan ponsel, pengaturan pencahayaan, komposisi foto, hingga teknik sederhana yang bisa langsung diterapkan dalam usaha sehari-hari.

Manager PLN UPP Kalimantan Bagian Timur 1, I Made Gita Prawira, mengatakan penguatan kapasitas UMKM menjadi bagian penting dari komitmen PLN dalam menghadirkan manfaat berkelanjutan di wilayah operasional.

“Melalui Program TJSL Desa Berdaya, kami memastikan kehadiran PLN tidak hanya pada penyediaan listrik yang andal, tetapi juga melalui peningkatan kapasitas masyarakat. Harapannya, pelaku UMKM dapat memasarkan produk lebih menarik, memperluas pasar, meningkatkan penjualan, dan mendorong pertumbuhan ekonomi desa,” ujar I Made.

Selama pelatihan berlangsung, para peserta tampak antusias. Mereka membawa produk masing-masing untuk dipotret langsung sambil berdiskusi dengan instruktur mengenai teknik pengambilan gambar yang efektif. Pendekatan praktik ini membuat peserta lebih mudah memahami materi sekaligus langsung menerapkannya.

Bagi pelaku UMKM di Desa Saing Prupuk, kemampuan mengemas produk secara visual dinilai semakin penting di tengah persaingan usaha yang kian ketat. Foto produk yang menarik diyakini dapat membuka peluang pasar lebih luas, baik melalui media sosial maupun platform penjualan digital.

Melalui Program TJSL Desa Berdaya, PLN menegaskan komitmennya untuk tidak hanya menghadirkan listrik andal, tetapi juga turut mendorong masyarakat yang lebih mandiri, produktif, dan berdaya saing, sehingga pertumbuhan ekonomi desa dapat berjalan beriringan dengan pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan.