PLN Ajak Media Kompak Jaga Informasi Publik Soal Keandalan Listrik di Kaltim

METROPOLIS58 Dilihat

Metroikn, Balikpapan – PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Kalimantan Bagian Timur (PLN UIP KLT) memperkuat kolaborasi dengan insan media melalui kegiatan Temu Media 2026 yang digelar di Aula Kantor PLN UIP KLT, Balikpapan, Minggu (22/6/2026).

Mengusung tema “KOMPAK: Kolaborasi Media dan PLN dalam Menjaga Keandalan Listrik Nasional”, kegiatan ini menjadi ruang dialog antara PLN dan media untuk memperkuat penyampaian informasi publik terkait pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan di Kalimantan Timur, Kalimantan Utara, dan Kalimantan Selatan.

Dalam forum tersebut, PLN UIP KLT memaparkan sejumlah informasi strategis mulai dari capaian kinerja semester I 2026, perkembangan proyek kelistrikan, program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL), hingga rencana penguatan keandalan pasokan listrik di wilayah Kalimantan.

Senior Manager Perizinan, Pertanahan, dan Komunikasi PLN UIP KLT, Raditya Kuntoro, mengatakan media memiliki peran penting dalam memastikan informasi pembangunan tersampaikan secara utuh kepada publik.

“Forum ini menjadi ruang kolaborasi agar informasi pembangunan kelistrikan dapat tersampaikan secara akurat, jelas, dan berimbang. Kami ingin masyarakat mendapatkan informasi yang sesuai dengan fakta di lapangan,” ujarnya.

Ia menegaskan, pembangunan infrastruktur kelistrikan tidak hanya soal aspek teknis, tetapi juga membutuhkan dukungan komunikasi publik yang kuat agar setiap proses dapat dipahami masyarakat.

Sementara itu, General Manager PLN UIP KLT, Dewanto, menilai kolaborasi dengan media menjadi bagian penting dalam menjaga transparansi perusahaan, khususnya pada proyek-proyek strategis ketenagalistrikan.

“Melalui Temu Media ini, kami ingin memastikan informasi mengenai capaian, perkembangan proyek, dan program PLN dapat tersampaikan secara langsung dan dapat dipertanggungjawabkan,” kata Dewanto.

Ia menambahkan, PLN UIP KLT berperan dalam pembangunan infrastruktur kelistrikan di Kalimantan Timur, Kalimantan Utara, dan Kalimantan Selatan yang menjadi penopang keandalan listrik dan pertumbuhan ekonomi daerah.

“Semangat KOMPAK ini bukan hanya soal pembangunan fisik, tetapi juga kolaborasi informasi agar masyarakat memahami manfaat dan progres pembangunan listrik,” tambahnya.

Dari sisi media, perwakilan Kaltim Post, Ajie Chandra, menyambut baik kegiatan tersebut karena membuka ruang komunikasi yang lebih terbuka antara PLN dan jurnalis.

“Kegiatan seperti ini membantu media mendapatkan informasi yang lebih lengkap dan berimbang,” ujarnya.

Melalui Temu Media 2026, PLN UIP KLT menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat keterbukaan informasi dan kolaborasi dengan media dalam mendukung penyampaian informasi publik yang akurat, berimbang, dan mudah dipahami masyarakat.