Penyisiran Hingga Drone Thermal Dikerahkan, Pemburu yang Hilang di Sepaku Berhasil Ditemukan

METROPOLIS83 Dilihat

Metroikn, Penajam Paser Utara – Operasi pencarian pemburu yang diduga hilang di kawasan Hutan HPH PT ITCI Kartika Utama, Kecamatan Sepaku, Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), akhirnya berujung lega.

Setelah sempat hilang selama beberapa hari di tengah kawasan hutan, korban bernama Rofik (40), warga Desa Telemow RT 11, Kecamatan Sepaku, berhasil ditemukan dalam keadaan selamat pada Rabu sore (28/5/2026).

Korban sebelumnya diketahui pergi berburu bersama rekannya bernama Dewa pada Sabtu sore, 23 Mei 2026, di kawasan KM 41 Hutan HPH PT ITCI Kartika Utama. Namun hingga Minggu malam, korban tak kunjung kembali keluar dari kawasan hutan.

Rekan korban kemudian menghubungi pihak keluarga dan melaporkan bahwa Rofik belum ditemukan. Informasi tersebut diteruskan ke unsur terkait hingga akhirnya laporan resmi diterima Kantor Pencarian dan Pertolongan Balikpapan pada Rabu, 27 Mei 2026 pukul 10.45 WITA.

Menindaklanjuti laporan tersebut, Tim SAR gabungan langsung bergerak melakukan operasi pencarian di kawasan hutan Sepaku.

Pencarian dimulai sejak pagi hari dengan membagi tim ke beberapa sektor sesuai rencana operasi. Penyisiran dilakukan menggunakan kendaraan operasional BPBD Penajam Paser Utara serta penyisiran darat dengan berjalan kaki menyusuri jalur yang diduga dilalui korban.

Komandan Tim Pencarian, M Siantur, mengatakan selama proses pencarian tim menemukan sejumlah petunjuk yang diduga milik korban.

“Pada pukul 8 pagi, tim SAR gabungan melakukan penyisiran di sekitar lokasi terakhir korban dilihat dan kita temukan ceceran dari korban berupa bungkus rokok dan Supermi,” ujarnya.

Pencarian terus dilakukan hingga sore hari. Saat tim beristirahat di Posko SAR Gabungan sekitar pukul 16.25 WITA, seorang laki-laki terlihat berjalan mendekati posko dari arah hutan.

Tim kemudian memastikan bahwa pria tersebut merupakan korban yang sebelumnya dinyatakan hilang.

“Pada saat kita rehat di Posko, kita lihat sekitar jarak 200 meter ada seorang laki-laki berjalan dan kita datangi. Kita pastikan bahwa itu adalah korban. Korban datang sendiri ke posko, yaitu Pak Rofik dalam kondisi lemas dan kondisi selamat,” kata Siantur.

Korban ditemukan pada radius sekitar 8,5 kilometer dari lokasi perkiraan kejadian awal (LKP). Meski selamat, korban mengalami dehidrasi akibat berhari-hari berada di kawasan hutan.

Setelah ditemukan, korban langsung dievakuasi menuju Posko SAR Gabungan untuk mendapatkan penanganan awal sebelum dipulangkan ke pihak keluarga.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Balikpapan, Dody Setiawan, S.T., M.M., menyampaikan apresiasi kepada seluruh unsur SAR gabungan yang terlibat dalam operasi pencarian tersebut.

Dengan ditemukannya korban dalam keadaan selamat, operasi SAR resmi diusulkan untuk ditutup pada pukul 17.45 WITA setelah seluruh unsur melaksanakan debriefing.

Operasi pencarian ini melibatkan berbagai unsur, di antaranya Tim Rescue Kantor SAR Balikpapan, BPBD Penajam Paser Utara, Damkar PPU, DPKP Pos Maridan, aparat Desa Telemow, Pospol Maridan, Bhabinkamtibmas, pihak PT ITCI Kartika Utama, Otorita IKN, keluarga korban, serta masyarakat setempat.

Dalam operasi tersebut, tim juga mengerahkan berbagai peralatan pendukung seperti mobil operasional, perangkat komunikasi, peralatan medis, hingga drone thermal untuk membantu pemantauan area pencarian dari udara.

Selama proses pencarian berlangsung, kondisi cuaca di lokasi dilaporkan cerah sehingga membantu mempermudah operasi SAR di kawasan hutan Sepaku.