IKN Tak Hanya Bangun Fisik, Warga Didorong Kuasai Usaha Kreatif

IKN26 Dilihat

Metroikn, Nusantara – Upaya mendorong ekonomi berbasis budaya lokal terus digencarkan di Ibu Kota Nusantara (IKN). Melalui pelatihan anyaman rotan dan ukir kayu, masyarakat didorong untuk menangkap peluang usaha baru sekaligus menjaga warisan kearifan lokal.

Kegiatan yang berlangsung pada 13–17 April 2026 di Tower D Rusun ASN 1 ini diikuti oleh 20 peserta yang merupakan perwakilan dari setiap kecamatan di wilayah delineasi IKN. Selama pelatihan, peserta tidak hanya mendapatkan teori, tetapi juga praktik langsung mulai dari pengolahan bahan baku, teknik produksi, hingga pengembangan desain produk bernilai jual.

Pelatihan ini menghadirkan narasumber dari Kementerian Perindustrian, yakni Edi Eskak, Hadi Sumarto, Nova Retnawati, dan Zuriyah, yang membekali peserta dengan keterampilan teknis sekaligus wawasan pengembangan usaha.

Direktur Kebudayaan, Pariwisata, dan Ekonomi Kreatif Otorita IKN, Muhsin Palinrungi, menegaskan bahwa kegiatan ini menjadi bagian dari strategi memperkuat kemandirian ekonomi masyarakat di kawasan Nusantara.

“Kami berharap pelatihan ini dapat menjadi langkah dalam melestarikan budaya lokal, sekaligus mendorong lahirnya pelaku ekonomi kreatif baru di wilayah IKN,” ujar Muhsin.

Antusiasme peserta terlihat dari harapan yang disampaikan untuk mengembangkan potensi yang ada di daerah masing-masing. Daniel, guru di SMPN 02 Penajam Paser Utara, menilai pelatihan ini tidak hanya berdampak pada dirinya, tetapi juga generasi muda.

“Saya berharap ilmu dari pelatihan ini bisa saya ajarkan kembali kepada siswa. Pengembangan ekonomi kreatif tidak bisa dilakukan sendiri, tetapi harus melibatkan generasi berikutnya,” ujarnya.

Ia juga menyoroti potensi rotan di sekitar wilayah IKN yang selama ini belum dimanfaatkan secara optimal dan bisa dikembangkan menjadi produk bernilai ekonomi.

Hal serupa disampaikan Dina, pelaku usaha perabotan dari Kecamatan Sepaku, yang melihat pelatihan ini sebagai momentum meningkatkan kualitas produk dan memperluas pasar.

“Saya berharap pelatihan ini bisa membantu saya meningkatkan kualitas produk dan memperluas pemasaran,” kata Dina.

Melalui pelatihan ini, pembangunan IKN tidak hanya berfokus pada infrastruktur fisik, tetapi juga memperkuat fondasi ekonomi masyarakat melalui pengembangan keterampilan berbasis budaya lokal. Upaya ini diharapkan mampu mendorong terciptanya ekosistem yang inklusif, produktif, dan berkelanjutan.